Jumlah Pengunjung Kian Meningkat, Disdikbud Samarinda Canangkan Museum sebagai Wadah Wisata

Jumlah Pengunjung Kian Meningkat, Disdikbud Samarinda Canangkan Museum sebagai Wadah Wisata
Museum Kota Samarinda. (Ist)

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, berencana mengembangkan peran Museum Kota Samarinda. Sebagai sarana pengembangan dan edukasi bagi masyarakat.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Samarinda Barlin Hadi Kusuma mengungkapkan, Museum Kota Samarinda bisa menjadi alat belajar yang bisa memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung.

“Museum jangan hanya dijadikan pelengkap. Museum ini bisa dijadikan sebagai alat belajar. Pengunjung bisa melihat langsung koleksi-koleksi tentang memori bangsa, terutama Kota Samarinda,” ungkap Barlin, Kamis (22/8/2024).

Lebuh lanjut disampaikan, Museum Kota Samarinda memiliki koleksi yang mencakup Kukar, sejarah berdirinya Samarinda, para pemimpin terdahulu, tradisi, dan kebudayaannya.

Baca Juga  Dispora Kukar Apresiasi Kwaran Loa Janan Raih Predikat Tergiat Enam Kali Berturut-turut

Di dalam museum terdapat sebanyak 285 koleksi gambar tempo dulu yang memamerkan sejarah kota Samarinda. Termasuk koleksi replika artefak, kain sarung Samarinda, buku sejarah Samarinda, kerajinan khas Dayak, keramik berumur 50 tahun, alat tradisional, dan profil seluruh Wali Kota Samarinda.

Barlin juga menekankan, museum kota Samarinda tidak hanya menyasar anak muda dari kalangan pelajar dan mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum. Sehingga Disdikbud Kota Samarinda berwacana mengembangkan museum bukan hanya untuk bertujuan sebagai sarana edukasi, tetapi juga sebagai wadah rekreasi bagi masyarakat.

Sementara itu Pengelola Museum Kota Samarinda, Ainun Jariah menyampaikan museum bukan hanya sebagai tempat menyimpan barang bersejarah. Tetapi juga sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan edukasi.

Baca Juga  Curi Puluhan Sepeda Motor, Spesialis Curanmor Akhirnya Diringkus Polsek Samarinda Ulu

“Di museum kita banyak mengetahui tentang keadaan suatu bangsa atau daerah,” ucap Ainun.

Dia juga menyebutkan pengunjung di museum semakin meningkat. Pasalnya, tercatat setiap bulannya terdapat seribu pengunjung datang ke museum.

“Jika terus dikembangkan dengan mengedukasi masyarakat, tingkat kunjungan akan makin meningkat,” katanya.

Kendati demikian, Ainun juga menyoroti perkembangan museum dari waktu ke waktu melalui kunjungan studi di berbagai museum yang telah memberikan berbagai pengalaman berharga untuk melakukan peningkatan sarana dan prasarana di museum kota Samarinda.

Baca Juga  Dispora Kukar Ajak Sekolah dan Komunitas Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional di Kalangan Pelajar

“Kami bertekad untuk menjadikan museum ini sebagai tempat wisata edukasi yang diminati bagi masyarakat lokal dan wisatawan luar daerah,” tandasnya. (nta)