KUKAR IDAMAN SEP 26

Novi Marinda Putri Minta Pemkot Samarinda Pantau Kelangkaan Minyak Goreng

Anggota Komisi II DPRD Samarinda Novi Marinda Putri.

SAMARINDA – Minyak goreng tidak hanya mengalami kenaikan harga, melainkan juga mengalami kelangkaan stok. Hal ini membuat sebagian masyarakat resah, sekalipun telah diintervensikan oleh pemerintah.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Novi Marinda Putri merespon persoalan tersebut. Menurutnya Pemkot Samarinda harus melakukan pemantauan.

“Pemkot Samarinda harus melakukan pemantauan di sini jumlah pasar tradisional hingga pasar modern,” kata Novi saat dihubungi melalui telepon, Rabu (16/2/2022).

Politikus Fraksi PAN itu menambahkan, pemantauan menjadi upaya sebagai bentuk pengawasan terhadap para oknum yang melakukan penimbunan melebihi kapasitas. Yang menyebabkan kelangkaan minyak goreng.

Baca Juga  Kembalikan TNI ke dalam Barak: Menggugat Kembali Sejarah dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

“Pemkot juga harus mengatasi kelangkaan minyak goreng. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi itu hingga akhirnya melakukan penimbunan,” ucap Novi.

Dia mengkhawatirkan jika harga minyak goreng kian naik tanpa pengawasan. Ditakutkan dapat berimbas kepada para pengusaha industri rumahan.

“Juga mengingatkan agar Pemkot Samarinda dapat terus melakukan pemantauan harga minyak goreng di lapangan. Seandainya sewaktu-waktu harga naik dan mengalami kelangkaan, Samarinda masih memiliki stok dengan harga yang stabil,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkab Kutim Komitmen Berikan Kesejahteraan Atlet

Hal tersebut diutarakan lantaran mengingat datangnya Ramadan yang jatuh April 2022 mendatang. Sebab itu ketersediaan minyak goreng serta harga yang terjangkau sangat diperlukan.

“Kami terus mendorong Pemkot Samarinda supaya terus turun ke lapangan untuk memastikan harga minyak goreng tetap stabil dan terjangkau,” pungkasnya. (nta)