Berita  

Stok Sembako Kaltim Masih Aman, Masyarakat Diimbau Tak Perlu Khawatir

Ilustrasi pedagang sembako. (Foto: The Wall Street Journal)

SAMARINDA – Berdasarkan hasil rapat koordinansi kabupaten kota, stok (persediaan) kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) untuk Kaltim masih aman bahkan sampai akhir tahun 2021. Sebagaimana diungkapkan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kaltim Nazrin, Senin (4/10/2021).

Nazrin mengatakan, kondisi bahan pokok saat ini masih aman untuk ketersediaan maupun harga. Begitu juga arus distribusi tidak ada masalah. Hal itu berkat kerja sama lintas sektor kabupaten/kota, pelaku usaha, distributor dan BUMD.

“Berkat kerja sama ini, Kaltim tidak pernah kekosongan stok kebutuhan bahan pokok dan barang penting lainnya. Karena hasil pantauan setiap hari yang dilakukan pencacah harga sembako, melaporkan sembako cukup tersedia sampai enam bulan ke depan,” terang Nazrin.

Baca Juga  Dari Kunker Pansus RUU IKN, Ini Harapan Pemkab Kutai Kartanegara

Ditambahkannya, stok dan estimasi kebutuhan pokok cukup aman. Diimbau masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan kebutuhan pokok. Diakuinya, tidak ada keluhan masyarakat mengenai harga maupun distribusi bahan sembako.

“Kalau kita pantau dari kabupaten dan kota, sembako cukup tersedia serta terjangkau. Walaupun sekarang mungkin ada penurunan harga untuk komoditi telur, tapi bahan lain masih terkendali serta tercukupi sampai enam bulan kedepan,” tandasnya.

Baca Juga  Masih Berusia 23 Tahun, Keponakan Gubernur Dilantik Pimpin Kadin Provinsi Kaltim

Bahkan saat ini, lanjut Nazrin, beberapa kabupaten dan kota telah panen padi, sehingga membantu ketersediaan untuk beras. Sementara untuk daging baik daging sapi ataupun ayam masih cukup begitu juga harganya masih normal.

“Begitu juga untuk bumbu dapur, bawang merah, bawang putih, cabai maupun bahan lainya masih tersedia, termasuk harganya juga masih normal,” ujarnya.

Terkait masih amannya stok sembako di Kaltim, Nazrin berharap masyarakat tidak mudah terpancing dan terpengaruh terhadap informasi dari luar. “Jadi jangan panik, dan tidak perlu menyetok. Karena ketersedian sembako masih aman dan tersedia sampai enam bulan kedepan,” pungkas Nazrin. (luk)