Inovasi ‘Kidung’ DP3A Kukar Jadi Langkah Pencegahan dan Perlindungan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Sekretaris DP3A Kukar Hero Suprayetno. (Zulkar/Komparasi)

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan inovasi. Dengan meluncurkan layanan Mendampingi dan Melindungi atau disingkat menjadi ‘Kidung’.

Sekretaris DP3A Kukar Hero Suprayetno mengatakan layanan tersebut sebagai upaya pencegahan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah umur.

“Jadi kerjanya enggak klasik lagi, kalau ada laporan baru ditindak. Tetapi kami buat relawan dan kerja sama dengan lembaga-lembaga yang konsen isu ini. Kami berikan advokasi juga,” kata Hero.

Baca Juga  Dinas PU Kukar Targetkan Perbaikan Jalan Dusun Pendamaran Rampung Agustus

Kidung sendiri, jelasnya, masuk dalam komponen Smart City. Dengan memanfaatkan kemajuan digitalisasi yang diharapkan DP3A lebih responsif.

“Kami masih proses meningkatkan sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana dan kemampuan penggunaan teknologi informasi. Agar memudahkan masyarakat mendapatkan edukasi yang baik,” urainya.

Kata Hero, program ini menyajikan kesiapan DP3A Kukar beserta UPT-nya. Dalam memberikan pendampingan dan perlindungan terhadap korban KDRT yang sulit menjangkau DP3A Kukar. Laporannya dapat disampaikan lewat website, WhatsApp, dan media digital DP3A lainnya.

Baca Juga  BPKH Diminta Kelola Dana Haji secara Hati-Hati dan Profesional

Hal tersebut dilakukan tidak terlepas mencuatnya berbagai kasus kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Kukar yang belakangan ini muncul.

“Supaya kasus ini bisa diminimalisasi walaupun teorinya seperti gunung es. Ketika satu yang dibuka maka akan muncul yang lain bersuara,” terangnya. (zu)