Wabup Rendi Solihin Harapkan IPM Kukar Bisa Berperan di Ibu Kota Negara

Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin saat memberikan sambutan pada Rakewil IPM Kaltim di Pendopo Wabup Kukar.

KUTAI KARTANEGARA — Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) Kutai Kartanegara (Kukar) diharapkan bisa mengambil peran dalam pembangunan di ibu kota negara (IKN). Harapan ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kukar Rendi Solihin saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) IPM Kaltim.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (26/3/2022) dan Ahad (27/3/2022) itu, IPM Kukar menjadi tuan rumah.

Rendi mengungkapkan kebanggaannya lantaran IPM dapat menggelar Rakerwil di Kukar. Diharapkan dalam Rakerwil ini mampu memunculkan dan menghasilkan ide-ide yang inspiratif. Khususnya dapat memantau peluang-peluang terutama dalam menghadapi keberadaan IKN Nusantara.

“Teman-teman IPM bisa ikut ambil bagian. Untuk berperan aktif menentukan arah ke mana pemuda-pemuda di Kaltim terhadap IKN yang akan masuk ke wilayah kita,” ungkapnya.

Baca Juga  Disnakeswan Kaltim Gelar Pelatihan Juleha, Tingkatkan Jaminan dan Mutu Produk Pangan

Orang nomor dua di Kota Raja ini beranggapan lebih baik IPM berfokus menyambut IKN yang akan segera masuk ke Kaltim. Bagaimana IPM bisa ikut mengambil bagian daripada kehadiran IKN tersebut.

Bukan hanya di wilayah, IPM di Kukar juga harus membangun komunikasi dan berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Artinya menjadi lebih proaktif, mampu mengambil peran dan berperan aktif bersama-sama mewujudkan misi dan visi ‘Kukar Idaman, Sejahtera dan Bahagia’.

Baca Juga  Bertemu Wali Kota Balikpapan, Menteri PUPR Sarankan Penataan Simpang Muara Rapak

“Di Kukar sudah mulai dibangunlah dengan beberapa OPD yang berkaitan dengan IPM. Terutama untuk pemuda di Kukar,” bebernya.

Sementara itu Ketua Umum IPM Kaltim Indra Wijaya mengungkapkan program prioritas dari hasil Musyawarah Wilayah (Musywil) di Balikpapan yakni Ekoliterasi. Berkaitan dengan literasi lingkungan, socialpreneur, hingga pengembangan kaderisasi.

Selain tiga poin tersebut, pihaknya bakal mengangkat tema besar pada Rakernas IPM se-Indonesia yakni Wahana Keilmuan. Bagaimana IPM memiliki kesan tidak kaku, melainkan menjadi wahana atau tempat bersenang-senang dengan mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Tujuannya meningkatkan kualitas diri dalam menyongsong masa depan.

Baca Juga  Jadi Sektor Andalan Daerah, Bupati Kukar Beri Bantuan Pertanian di Muara Kaman

“Kami fokusnya juga menyambut dan menghadapi IKN. Bagaimana pelajar ini menyikapi dengan peningkatan kualitas diri agar kita bukan hanya jadi penonton, tetapi menjadi pemain,” tandasnya. (man)