KUTAI KARTANEGARA – Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu memiliki area pertanian yang cukup luas mencapai 300-400 hektare lahan yang bisa digunakan untuk pertanian. Luasan area pertanian ini yang menjadikan Desa Jembayan Tengah salah satu wilayah pemasok beras di Kutai Kartanegara (Kukar).
Hal ini diungkapkan Kepala Desa (Kades) Jembayan Tengah Masnur. Pihaknya pernah mendapatkan tawaran dari Bulog untuk menjadi salah satu desa pemasok beras. Namun karena keterbatasan stok, Masnur enggan menerima tawaran tersebut.
“Kami bahkan sempat mendapat permintaan dari Bulog untuk memasok beras, tetapi belum bisa memenuhinya karena keterbatasan,” ungkapnya saat diwawancarai Komparasinews, Selasa (24/6/2025).
Dari 300-400 hektare lahan yang dapat diberdayakan untuk pertanian. Diketahui, baru sekira 3/4 lahan yang dikelola petani setempat. Pemerintah Desa ingin agar lahan tersebut dapat terkelola dengan mendukung program ketahanan pangan.
Masnur menjelaskan, beras yang dihasilkan dari wilayahnya, dikelola bersama dengan BUMDes agar dapat menjadi Pendapatan Asli Desa.
“Untuk produk unggulan seperti beras, kami masih dalam tahap awal. BUMDes yang baru saja kami revitalisasi masih fokus memenuhi kebutuhan internal desa,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Desa turut mendorong kehadiran petani milenial. Dengan adanya alat pertanian yang kian canggih, diharapkan mempermudah petani dan anak muda yang mau menjadi petani.
“Harapannya, anak muda bisa tertarik ke pertanian. Karena itu, kami mengusulkan adanya bantuan alat pertanian seperti combine harvester agar mereka tidak merasa kesulitan seperti di zaman dulu,” pungkasnya. (adv/fjr)










