Gubernur Kaltim Ingin BUMD Tingkatkan PAD untuk Pembangunan Mandiri dan Merata

Wagub Kaltim Rudy Mas'ud. (Adpimprov)

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengingatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kaltim agar mengoptimalkan kinerja mereka. Permintaan ini bukan tanpa alasan, sebab BUMD diharapkan menjadi ‘mesin’ utama menggenjot pendapatan asli daerah (PAD). 

“PAD yang meningkat, maka pembangunan bisa lebih mandiri dan merata, tidak hanya bergantung pada dana bagi hasil migas atau transfer dari pusat,” kata Rudy dikutip dari siaran pers.

Dia menegaskan BUMD adalah aset penting milik masyarakat Kaltim yang seharusnya memberikan keuntungan dan pelayanan terbaik. Selama ini, potensi BUMD, yang bergerak di berbagai sektor strategis seperti energi, pertambangan, perbankan, dan infrastruktur, dinilai belum sepenuhnya tergarap maksimal.

Baca Juga  Animo Masyarakat Tinggi, Grup JKT48 Sukses Meriahkan Wonderful Kukar 2023

“Kita ingin BUMD ini benar-benar sehat, untung, dan profesional,” tegas Rudy.

Keuntungan itu menurut Gubernur, bukan cuma buat perusahaan, tapi wajib kembali ke kas daerah sebagai PAD. “Uang ini nanti kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk jalan mulus, sekolah bagus, dan layanan kesehatan yang lebih baik,” imbuhnya.

Selain itu, optimalisasi kinerja BUMD ini menjadi kunci penting mengingat status Kaltim sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN). Kaltim harus siap menjadi daerah penyangga yang mandiri secara finansial. 

Baca Juga  Bupati Kukar Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada 27 November Mendatang

“Jika BUMD bisa beroperasi lebih efisien dan meraih laba yang besar, dana yang masuk ke daerah juga akan besar, sehingga pemerintah daerah punya modal kuat untuk membiayai proyek-proyek penting tanpa harus berutang,” ungkap Rudy.

Untuk meningkatkan kinerja BUMD, Gubernur menekankan profesionalisme: dan jajaran BUMD diminta bekerja dengan visi bisnis yang jelas dan mengedepankan transparansi. (xl)