Berita  

Dispora Kukar Dorong Pemuda Berani Ambil Peran Lewat Program Kukar Idaman Terbaik

Foto: Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Melalui program Kukar Idaman Terbaik, pemerintah daerah mendorong anak muda untuk lebih berani mengambil peran dan memanfaatkan berbagai peluang pengembangan diri.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan daya saing pemuda di berbagai sektor, baik pendidikan, kewirausahaan, maupun kepemimpinan. Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar Dery Wardhana menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan beragam fasilitas dan program untuk mendukung pemberdayaan pemuda.

Mulai dari pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, hingga pemberian beasiswa pendidikan, seluruhnya dirancang untuk membantu generasi muda menyiapkan masa depan yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Baca Juga  Program Keluarga Harapan Diharapkan Ikut Menekan Angka Stunting Kaltim

“Pemerintah sudah membuka akses seluas-luasnya bagi pemuda yang ingin maju. Hanya saja, masih ada yang ragu untuk memulai. Kami selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin berkonsultasi atau mencari informasi, silakan datang ke kantor Dispora,” ujarnya di Tenggarong, Kamis (6/11/2025).

Menurut Dery, tantangan terbesar dalam pemberdayaan pemuda bukan lagi keterbatasan fasilitas, melainkan kurangnya inisiatif dari sebagian kalangan muda itu sendiri.

“Banyak peluang sudah terbuka, tapi terkadang rasa sungkan dan kurang percaya diri membuat kesempatan itu lewat begitu saja,” jelasnya.

Baca Juga  Korpri Kaltim Terima Penghargaan Kepengurusan Terbaik Tingkat Nasional

Ia menambahkan, program Kukar Idaman Terbaik tidak hanya menyiapkan pelatihan kerja dan wirausaha, tetapi juga memberikan dukungan di bidang pendidikan. Pemkab Kukar melalui Dispora juga menyediakan berbagai beasiswa dan bantuan biaya pendidikan, baik untuk studi di dalam maupun di luar daerah.

“Program ini tidak semata-mata tentang pelatihan atau wirausaha. Melalui pendidikan, kami ingin membantu pemuda membangun masa depan yang lebih baik dan berdaya saing,” katanya.

Pihaknya juga memastikan bahwa proses pembinaan tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pemerintah memberikan pendampingan lanjutan agar para peserta dapat terus “Kami ingin program ini benar-benar berdampak. Jika peserta menghadapi kendala setelah pelatihan, kami siap membantu mencari solusi bersama,” pungkasnya. (adv/zu)