Kapolri dan Elemen Bangsa Berkumpul di Titik Nol IKN, Ada Apa?

Kapolri dan Elemen Bangsa Berkumpul di Titik Nol IKN, Ada Apa?
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara Hari Bakti Kesehatan di Titik Nol Km IKN (Dok. Polri)

ADA yang spesial dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022. Hampir seluruh elemen bangsa ikut hadir berkumpul dan berikrar di Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Elemen bangsa itu terdiri tokoh agama dan masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi kemahasiswaan juga serikat pekerja dan buruh

“Hari ini kita semua berada di Titik Nol Ibu Kota Nusantara. Kita semua tentunya ingin terus menggelorakan apa yang menjadi semangat untuk mewujudkan IKN,” kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo usai menyaksikan pembacaan ikrar dan penandatanganan komitmen dukungan pembangunan IKN, Jumat (17/6/2022).

Baca Juga  Tiga Anak Tewas dalam Kebakaran Rumah di Sungai Meriam Kecamatan Anggana

Menurut pimpinan tertinggi jajaran Polri ini, berkumpulnya seluruh elemen masyarakat Indonesia di Titik Nol IKN tentunya ini menjadi komitmen bersama sebagai wujud dukungan penuh untuk keberlanjutan dari IKN.

Bagi pria penyandang Bintang Empat ini, IKN menjadi kota hutan dan salah satu kota dunia yang tentunya menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Meski pun diakuinya, pembangunan IKN ini tentunya berjalan dengan waktu yang panjang dan telah direncanakan dalam beberapa tahapan.

Baca Juga  Terlepas di Sungai Mahakam, Kapal Ponton Hantam Restoran dan Kafe

“Kita disini, ada Kapolri, Bapak Wakil Gubernur, Pak Pangdam, Kapolda juga pejabat utama tentunya mengawal kebijakan ini. Dan selanjutnya rekan-rekan generasi muda ini lah yang akan melanjutkan dan mengawal sampai tuntas,” ungkapnya.

Semangat kebersamaan ini ujarnya, harus terus digelorakan dan seluruh komponen harus memandang jauh ke depan Indonesia menjadi lebih baik.

Berkumpulnya seluruh elemen pemuda, mahasiswa dan tokoh masyarakat ini sebagai bentuk sinergitas dan soliditas rakyat Indonesia yang harus terus dibangun dan dipertahankan.

“Kita menuju visi Indonesia Emas di tahun 2045. Jadi tanggung jawab untuk melanjutkan tentunya kita titip kepada rekan-rekan semua, para pemuda dan mahasiswa, seluruh elemen masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (xl)