KUTAI KARTANEGARA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar memperbaiki 200 lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mati di jalur dua Tenggarong Seberang-Samarinda.
Kepala Dishub Kukar Ahmad Junaidi mengatakan, baru setengah bulan lalu dilakukan tanda tangan kontrak perbaikan LPJU.
“Memang untuk rekanan perbaikan LPJU itu baru ada pemenangnya. Kami arahkan mereka untuk mendahulukan kegiatan di jalur dua, karena memang banyak yang mati (LPJU),” kata Ahmad.
Dia menambahkan, LPJU yang rusak tersebut diakibatkan kilometer dan kabel-kabelnya yang hilang dicuri pada April 2022 lalu. Dishub juga sudah dua kali membuat laporan polisi terkait alat-alat LPJU yang hilang.
Sejumlah perangkat LPJU yang hilang adalah MCCB Breaker, Kwh meter, kabel NYY 4x50mm, sekring batu, kontaktor, MCB 32A, dan handle hilang semua. Akibatnya, sepanjang jalan dimulai dari depan SMK Negeri 3 Tenggarong gelap total tanpa penerangan.
“Yang mati itu salah satunya ada yang kilometernya hilang, kabel-kabelnya juga hilang. Insyaallah secepatnya kami lakukan perbaikan,” bebernya.
Pihaknya juga menganggarkan untuk perbaikan LPJU senilai Rp400 juta. Namun, angka ini tak hanya meliputi perbaikan di jalur dua Tenggarong Seberang saja. Melainkan, di Kecamatan Anggana, Loa Janan dan Sebulu.
“Untuk perbaikan empat kecamatan,” sambungnya.
Dishub Kukar akan melakukan upaya antisipasi agar hal serupa tidak terulang kembali. Salah satunya berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, hingga para Ketua RT setempat untuk membantu melakukan pemantauan.
“Sambil kami juga mengembangkan aplikasi bagaimana pengawasan LPJU ini bisa kita lakukan pengawasan,” tandasnya. (zu)












