Kutim Pamerkan Mesin Pecacah Kopi dan Kompor Turbo di Ajang TTG Kaltim

Kutim Pamerkan Mesin Pecacah Kopi dan Kompor Turbo di Ajang TTG Kaltim
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman (tengah) berfoto bersama dalam pembukaan Teknologi Tepat Guna (TTG) VIII tingkat Provinsi Kaltim tahun 2022 di Kukar. (Humas Kutim)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memamerkan mesin pencacah kopi dan kompor turbo pada Teknologi Tepat Guna (TTG) VIII tingkat Provinsi Kaltim tahun 2022 yang berlangsung di Kutai Kartanegara (Kukar).

Pemkab Kutim melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) menjadi peserta pada Lomba TTG yang digelar selama tiga hari, 25 sampai 27 Juni 2022.

Kepala DPMDes Kutim Yuriansyah mengatakan, teknologi yang menjadi unggulan dan dipamerkan pada kegiatan itu, yakni Mesin Pecacah Kopi dan Kompor Turbo yang berbahan bakunya dari kayu.

Baca Juga  Drawing Piala Dunia U-17 2025, Timnas Indonesia Satu Grup dengan Brasil

Dia menyebut harga gas elpiji saat ini cukup tinggi, sehingga melakukan trobosan dengan inovasi. Dalam teknologi tepat guna ini, pihaknya bekerja sama Rioto sebagai pengelola alat teknologi.

“Kali ini kami pamerkan dua item ini. Masih banyak lagi inovasi teknologi yang tidak bisa kami pamerkan sekaligus,” ungkap Yuriansyah.

“Ke depan kami akan melakukan lomba TTG tingkat kabupaten yang menghadirkan 18 kecamatan dan beberapa desa yang berada diwilayah Kutim. Sehingga bisa mengikuti lagi Lomba TTG berikutnya. Pemenang dan unggulan TTG Kabupaten akan dihadirkan ke TTG Provinsi nantinya,” jelasnya.

Baca Juga  Jangan Sampai Diklaim Negara Lain, Pengrajin Batik Kaltim Diharapkan Lakukan Ini

Kepala DPMPD Kaltim M Syirajuddin dalam laporan mengatakan, TTG bertujuan sebagai wadah memasyarakatkan dan untuk langkah produktif masyarakat desa atau kelompok masyarakat yang ada di desa maupun kelurahan. Serta melihat peluang kemitraan dan kerjasama baik pemerintah daerah, desa, kelurahan, swasta maupun kelompok masyarakat.

“Adapun daerah kabupaten kota yang akan juara pada tingkat provinsi ini nantinya akan mewakili Kaltim untuk lomba TTG tingkat nasional di Jawa Barat,” ucap Syirajuddin.

Peserta yang menampilkan pameran berupa TTG akan dinilai secara obyektif oleh para juri yang berlatar belakang akademisi. Baik dari Politeknik Samarinda (Polnes) maupun Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) dan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. (xl)