KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) terus mendorong masyarakat untuk melakukan peningkatan ekonomi kerakyatan. Baik melalui kegiatan koperasi, UMKM, Bumdes, Home Industri serta kegiatan-kegiatan lainnya.
Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan, tahun 2022 ini adalah tahun peningkatan ekonomi kerakyatan. Karenanya harus gerak cepat.
“Kita Gaspool (gerak cepat) semua. Terkait dengan semua kegiatan peningkatan ekonomi kerakyatan, saya minta mulai tahun ini kita Gaspool,” tutur Ardiansyah ketika membuka Pelatihan Aneka Olahan Madu Kelulut gelaran Diskop dan UKM Kutim, di Café dan Resto Teras Belad, Jumat (9/9/2022).
Dijelaskan, pemerintah memberikan ruang dan waktu para pelaku UKM untuk terus bergerak cepat. Serta terus giat memberikan kesempatan mengikuti pelatihan, untuk memasarkan dan memproduksi usahanya.
Hal ini lantaran Pemerintah Indonesia sedang mengantisipasi persolaan krisis pangan dunia, yang sekarang sudah melanda di beberapa negara eropa. Hal ini sangat membahayakan dampak krisis yang terjadi akibat perang Ukraina dan Rusia ini.
“Banyak yang terdampak. Seperti sawi, besi, bahkan yang terbaru adalah kenaikkan BBM bersubsidi,” beber Ardiansyah.
Guna mengantisipasi dampak terhadap masyarakat, maka pemerintah terus menggalakkan atau memberi ruang dan waktu kepada UMKM dan Koperasi, dalam berbagai kegiatan. Seperti pasar malam dan sebagainya, agar terjadi perputaran ekonomi.
“Hal ini untuk mengantisipasi. Kita bersyukur di Indonesia dampaknya masih belum signifikan terhadap ketahanan pangan kita, di Indonesia dan Kutim,” terangnya. (xl)












