Potensi Batik dan Wastra Berau Diyakini Makin Berkembang

Norbaiti Isran Noor dan Erni Makmur Hadi Mulyadi, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Berau Sri Aslinda Gamalis mengunjungi dua pengrajin Batik, pemenang Dekranasda Award 2021. (Foto: Chintia Ayu Azhari)

BERAU – Ketua bersama Wakil Ketua Dekranasda Kaltim, Norbaiti Isran Noor dan Erni Makmur Hadi Mulyadi, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Berau Hj Sri Aslinda Gamalis mengunjungi 2 pengrajin Batik, pemenang Dekranasda Award  2021.

Lokasi pertama yang dikunjungi Norbaiti beserta rombongan, yakni Batik Syh by Mochamad Shodik, penyabet 2 penghargaan Dekranasda Award tahun 2021. Dimana, Shodik sapaan khasnya memenangkan juara satu dan juara harapan satu untuk kategori motif batik.

Kesuksesan Shodik tidak luput dari perjuangan panjang, karena pada mulanya sering gagal ketika memberikan teknik dan warna dalam kain.

Baca Juga  PSSI Resmi Tetapkan Patrick Kluivert sebagai Pelatih Timnas Indonesia Gantikan STY

Norbaiti menjelaskan belajar dari kegagalan itu lah yang membawa kesuksesan seseorang.

“Karena kita akan tau kesalahan dimana. Dan selalu berusaha memperbaikinya,” kata istri Gubernur Kaltim Isran Noor ini.

Lanjut ke lokasi kedua, Batik Ulin Berau, By Yuli Eka Sari, pemenang juara 2 dan juara 3 Cerita Wastra Kaltim Tahun 2021 Kompetisi Foto dan Narasi Secara Daring Menggunakan Kain atau Wastra Kalimantan Timur.

Baca Juga  Jokowi Luncurkan Program Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung

Yuli menjelaskan dirinya ingin membuat orang lain mudah dan senang dalam membatik. Baginya, jika tidak bisa membatik menggunakan canteng, bisa menggunakan cap.

“Kalau memakai cap sulit, maka bisa dengan cara langsung shibori, yaitu melipat kain sesuai motif yang akan diinginkan dan di celup dengan warna yang diinginkan pula,” jelas owner Batik Ulin Berau ini.

Pada kesempatan ini, Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Timur mencoba sendiri teknik Shibori. (man)