KUTAI KARTANEGARA – Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat Koordinasi (Rakor) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2022 di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Kamis (17/11/2022).
Kepala Dinsos Kukar Hamly dalam laporannya mengatakan, rakor ini untuk mencari solusi atas persoalan permasalahan PKH.
“Harapannya bisa mengurangi angka kemiskinan, memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Meningkatkan kualitas SDM, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung dalam peningkatan kesejahteraan,” sebut Hamly.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kukar Sunggono yang membuka rakor tersebut menuturkan, PKH sebagai salah satu upaya program perlindungan sosial kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dengan persyaratan tertentu.
“Dalam jangka pendek program ini bertujuan mengurangi beban RTSM. Dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan,” jelasnya.
PKH sendiri menyasar dua hal, yaitu memberikan bantuan langsung tunai (BLT) dan juga memberikan pendampingan dalam upaya pemberdayaan kepada masyarakat miskin.
Sunggono menegaskan peran pendamping PKH diharapkan memberikan pelatihan-pelatihan pemberdayaan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dalam kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Session (FDS), juga pengembangan potensi perekonomian.
“Saya yakin KPM pasti memiliki potensi perekonomian yang bisa dikembangkan,” ucapnya.
Dia juga meminta Dinsos Kukar melakukan update data secara berkala, verifikasi, dan validasi data secara objektif. Sesuai dengan kriteria program yang telah ditentukan. (zu)












