KUTAI KARTANEGARA – Empat Kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) wilayah pesisir bakal menjadi sentra pabrik di bidang pangan. Hal itu dikatakan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kukar Muhanda, jika Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pindah ke Kaltim.
“Kecamatan Samboja, Muara Jawa, Anggana, dan Muara Badak akan banyak berdiri pabrik di sana, karena lokasinya sangat mendukung jalur distribusi barang melalui jalur laut,” kata Muhanda.
Dia menilai, pembangunan IKN akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah penyangga. Pembangunan konstruksi secara masif misalnya, dinilai akan membuka investasi infrastruktur oleh swasta yang akan menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan konsumsi dan output lintas sektor.
“IKN bukan hanya bertumbuh investasi skala besar, tetapi akan memberi kesempatan bisnis bagi para UMKM di sana. Hal ini membuat dampak positif terhadap permintaan kebutuhan properti, baik itu ruko maupun rumah tinggal,” paparnya.
Wilayah Kukar yang juga akan berkembang adalah Desa Jonggon sampai Desa Margahayu Kecamatan Loa Kulu. Yang jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU). Di Desa Margahayu contohnya, sudah berdiri Sekolah Polisi Negara (SPN) dan akan dibangun juga Markas Brimob.
“Beberapa titik jalan di kecamatan pendekat IKN, juga sudah ada perbaikan,” sebutnya.
Muhanda sangat optimistis bahwa dalam pembangunan IKN, dunia bisnis makin dinamis. Harapannya, pembangunan IKN bisa meningkatkan taraf hidup orang banyak, memajukan wilayah Kaltim.
“IKN akan memperkuat jaringan bisnis provinsi lainnya di Kalimantan,” tandasnya. (zu)












