Jelang Tutup Tahun, Serapan DPU Kukar untuk Infrastruktur Capai 80 Persen

Jelang Tutup Tahun, Serapan DPU Kukar untuk Infrastruktur Capai 80 Persen
Kepala Dinas PU Kukar Wisnu Wardhana. (Dok. Zulkar/Komparasi)

KUTAI KARTANEGARA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Wisnu Wardhana mengatakan bakal mempercepat realisasi anggaran tahun 2022 menjelang penutupan tahun.

Perkiraan anggaran yang diberikan, kata Wisnu, mencapai Rp800 miliar hingga Rp900 miliar yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Saat ini serapannya telah mencapai 70%. Dia pun memprediksi penyerapan anggaran tahun 2022 ini bisa mencapai 80%.

“Tahun ini kurang lebih seperti itu, atau lebih kurang lagi dari tahun sebelumnya,” katanya.

Wisnu menyebut keterlambatan penyerapan anggaran disebabkan lambannya pembahasan ditambah dengan banyaknya proyek yang dibahas di APBD Perubahan Kukar 2022. Diperkirakan penyerapan APBD Kukar 2022 di OPD-nya bakal mengalami Silpa lebih dari 10%.

Baca Juga  Jadi Tantangan Kesehatan Global, Dinkes Kaltim Perkuat Pencegahan dan Pengendalian PTM

Lebih lanjut disampaikan, lelang dan pengerjaan proyek tahun 2022 ini mendekati tengah tahun. Berkaca dari tahun sebelumnya, yaitu di rentang waktu Juni-Juli. Maka dari itu, pengerjaan proyek yang nilainya besar akan dilakukan mendekati akhir tahun.

“Seharusnya lelangnya itu di bulan Maret, itu idealnya,” jelas Wisnu.

Dalam hal penyerapan paling besar di anggaran di tahun 2022 yaitu Bidang Bina Marga dengan jumlah mencapai Rp300 miliar-Rp400 miliar. Diikuti Bidang Sumber Daya Air (SDA), untuk penanganan dan penanggulangan potensi banjir di Kukar. Termasuk Bidang Cipta Karya, Dinas PU mengerjakan pematangan lahan Pasar Tangga Arung dan rumah sakit daerah di Kecamatan Muara Badak.

Baca Juga  Viral Pria Tuding Pemadaman Kebakaran Lambat, Disdamkar Samarinda Bilang Begini

Termasuk pengerjaan total jalan sepanjang 2.300 kilometer, berupa peningkatan, rehabilitasi, rekonstruksi jalan. Pemkab Kukar memiliki program konektivitas antarkecamatan, kelurahan dan desa, yang menjadi tugas utama Dinas PU Kukar saat ini.

“Bina Marga memang banyak dapat anggaran, karena banyak cakupan konektivitas antarwilayah, hingga jadi status jalan mantap,” pungkasnya. (zu)