Seribu Lebih UMKM PPU Terima BLT, Bupati: Harus Tepat Sasaran

Seribu Lebih UMKM PPU Terima BLT, Bupati: Harus Tepat Sasaran
Plt Bupati PPU Hamdam menyerahkan BLT program terdampak inflasi kepada UMKM. (Humas PPU)

PENAJAM PASER UTARA – Plt Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam menegaskan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) program terdampak inflasi untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus tepat sasaran.

Hal ini disampaikannya saat menyerahkan BLT kepada 1.250 pelaku UMKM di halaman Kantor Bankaltimtara Cabang Penajam. Kata Hamdam, penyaluran bantuan UMKM yang terdampak inflasi sangat dibutuhkan dan harus tepat sasaran. Supaya masyarakat yang terdampak dapat merasakan bantuan ini.

“BLT ini harus dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin. Semoga membantu usaha masyarakat di tengah kondisi dampak inflasi dan pelaku usaha dapat semakin mengembangkan usahanya dari bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim bersama Pemda Kabupaten PPU,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemerintah Tidak Naikkan Tarif Listrik di Triwulan Pertama 2024, Ini Alasannya

Hamdam menyebut, kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) memunculkan sederet permasalahan baru. Karena ini memicu naiknya harga barang-barang lain. Dalam hal ini kelompok masyarakat menengah ke bawah dan para pelaku usaha mikrolah yang paling merasakan dampak kenaikan inflasi dan harga BBM.

Lebih lanjut dibeberkan, selain bantuan sosial langsung tunai dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU juga diwajibkan menganggarkan program perlindungan sosial melalui belanja pada APBD 2022. Karenanya melalui Dinas KUKM-Perindag PPU, dianggarkan bantuan inflasi pelaku usaha mikro (BIPUM) kepada 5.400 orang di empat kecamatan.

Baca Juga  Perjalanan Dinas ASN Pemkot Samarinda Diimbau Terbang Lewat Bandara APT Pranoto

“Program bantuan yang diberikan pemerintah ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Kembangkan usaha yang ada dan jangan dibelanjakan dengan barang konsumtif. Karena bantuan ini ditujukan untuk mengembangkan usaha para masyarakat di bidang UMKM,” urai Hamdam.

Sementara itu Kepala Dinas KUKM-Perindang Kuncoro menjelaskan, BLT yang diterima para warga program terdampak inflasi kepada UMKM ini diberikan secara langsung melalui Bankaltimtara selama tiga hari, 26 hingga 28 Desember 2022. Dengan nilai bantuan diberikan sebesar Rp600 ribu ini diberikan di hari pertama sebanyak 500 ratus penerima, di hari kedua sebanyak 500 penerima, dan di hari ketiga sebanyak 250 penerima BLT. (xl)