Angka Stunting Bontang Selatan Cukup Tinggi, Program Ini Diusulkan di Musrenbang

Angka Stunting Bontang Selatan Cukup Tinggi, Program Ini Diusulkan di Musrenbang
Musrenbang Bontang Selatan, Senin (13/2/2023). (PPID Bontang)

BONTANG – Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Najirah mengusulkan adanya program penurunan stunting. Dalam menekan angka stunting di Bontang Selatan yang terbilang cukup tinggi.

Hal ini disampaikannya pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Senin (13/2/2023). Musrenbang digelar dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2024.

Orang nomor dua di Kota Taman itu menekankan pentingnya usulan penurunan program stunting. Sejalan dengan program Kementerian Kesehatan untuk memberantas kasus stunting khususnya pada usia balita 6-24 bulan.

Baca Juga  Cegah Penyakit Menular, Lapas Kerja Sama Dinkes Samarinda Skrining pada WBP

“Untuk daerah Bontang Selatan ini memang angka stuntingnya cukup tinggi. Oleh karena itu penting untuk kita fokus membuat program untuk menekan angka stunting di Kota Bontang khususnya Bontang Selatan,” terang Najirah.

“Sebagai percontohan adalah Kelurahan Berbas Pantai dimana angka stunting terdapat di angka 23%. Ini adalah PR pemerintah untuk berhasil menurunkan hingga 14%,” sambungnya.

Baca Juga  DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Raperda Satuan Pendidikan Aman Bencana

Camat Bontang Selatan Kamsal dalam laporannya memaparkan, terdapat 178 usulan dari seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Bontang Selatan dalam musrenbang kali ini.

“Dalam Musrenbang RKPD Kota Bontang di Kecamatan Bontang Selatan, usulan dari seluruh kelurahan akan diklasifikasikan dan didiskusikan sehingga akan didapatkan kegiatan prioritas pada tingkat kecamatan,” sebutnya. (xl)