KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) terus berupaya meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan mengembangkan industri kreatif dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Setelah beberapa waktu lalu digelar Bazar Fair, kini digelar kegiatan serupa berupa Local Market yang berkolaborasi UMKM Bangkit.
Local market yang berlangsung selama tiga hari dari 30 Juni hingga 2 Juli 2022 ini dibuka langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Kamis (30/6/2022) malam di halaman alun-alun (Helipad) Kantor Bupati Kutim yang ditandai pemukulan gong.
Ardiansyah menyampaikan, di sejumlah negara eropa telah terjadi krisis pangan global. Oleh karena itu salah satu cara pemerintah Indonesia untuk tidak masuk dalam krisis tersebut dengan menumbuhkembangkan UMKM di tengah masyarakat.
“Langkah tersebut dimulai dengan menyiapkan UMKM, home industry, Bumdes, Koperasi dan pedagang kaki lima, semuanya diberikan peran. Apa saja yang bisa kami lakukan, akan kami lakukan untuk memberikan ruang kepada masyarakat,” ungkapnya.
“Mari bersama-sama kita bangkit dan bangun kembali ekonomi kerakyatan kita,” sambung Ardiansyah.
Dirinya berharap dengan bangkitnya ekonomi kerakyatan, masyarakat akan mampu bertahan dengan berbagai goncangan-goncangan yang ada di belahan dunia.
Panitia Pelaksana Local Market Rendi Jaya Syahputra mengatakan, kegiatan ini merupakan komunitas yang benar-benar dari lokal (Sangatta). Untuk sama-sama bergerak secara positif dengan melakukan kegiatan kewirausahaan dalam upaya membangkitkan UMKM di Kutim.
Dirinya menyampaikan, Local Market ini terlaksana atas aspirasi dari Anggota DPRD Kutim Asti Mazar yang disalurkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim.
Rendi mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kutim atas dukungannya dengan memberikan ruang dalam mengembangkan kreativitas, keahlian bidang usaha para pelaku ekonomi lokal. “Insyaallah Local Market ini akan diagendakan setiap tahun,” pungkas Rendi. (xl)










