Bangun Masyarakat Melek Data, Sensus Ekonomi Gaungkan Pentingnya Literasi Statistik di Kukar

Bangun Masyarakat Melek Data, Sensus Ekonomi Gaungkan Pentingnya Literasi Statistik di Kukar
Sosialisasi Sensus Ekonomi dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat di Hotel Grand Elty Tenggarong, Selasa (28/10/2025). (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat membaca dan memanfaatkan data. Pesan inilah yang kembali digaungkan Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat di Hotel Grand Elty Tenggarong, Selasa (28/10/2025).

Dalam kegiatan yang menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) RI dan BPS Provinsi Kalimantan Timur tersebut, Hetifah menegaskan pentingnya literasi statistik sebagai fondasi pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy).

“Kemampuan memahami data adalah kunci kemajuan. Sensus ekonomi bukan hanya mengumpulkan angka, tetapi menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat, mulai dari perencanaan kebijakan, pengembangan usaha, hingga inovasi ekonomi,” ujar Hetifah.

Baca Juga  Investasi Capai Rp2 Triliun, Proyek Jembatan Anggana–Sangasanga Masih Dikaji

Kegiatan sosialisasi yang diikuti kalangan mahasiswa, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum itu digelar dalam dua sesi, pagi dan siang hari. Tujuannya untuk memperluas pemahaman publik terhadap pentingnya Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pendataan.

Menurut Hetifah, DPR RI, khususnya Komisi X, akan terus mendukung BPS dalam memperkuat edukasi statistik di berbagai kalangan, termasuk di dunia pendidikan.

“Literasi statistik seharusnya menjadi bagian dari pendidikan karakter dan pembelajaran sepanjang hayat,” tambahnya.

Baca Juga  Hingga 2021, Pemerintah Bangun Hampir Tiga Ribu BLK Komunitas

Sementara itu Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menjelaskan, SE2026 bertujuan memotret struktur dan karakteristik ekonomi seluruh pelaku usaha di Indonesia.

“Data dari sensus ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi pemerintah daerah dan dunia usaha,” katanya.

Adapun Plt Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS RI, Ari Nugraha, menyampaikan bahwa keberhasilan SE2026 sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor.

“Kami membutuhkan dukungan DPR, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan sinergi seperti ini, kami yakin hasil sensus akan lebih inklusif dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Brida Kukar Survei Pertumbuhan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang memperlihatkan antusiasme peserta dalam memahami peran data dalam kehidupan sehari-hari. (fjr)