Bazar Sangatta Fair Digelar 12-19 Juni, Upaya Pulihkan Ekonomi Kutim

Bazar Sangatta Fair Digelar 12-19 Juni, Upaya Pulihkan Ekonomi Kutim
Flyer Bazar Sangatta Fair. (Humas Kutim)

KUTAI TIMUR – Sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Pasca Pandemi Covid-19, Pemkab Kutim melalui Dinas Koperasi dan UMKM bersinergi dengan berbagai pihak bakal melaksanakan Bazar.

Kegiatan “Bazar Sangatta Fair” itu didukung PT Kaltim Prima Coal (KPC), KNPI Kutim, Hijabbers Community dan lainnya. Yang akan digelar di Pasar Induk Sangatta (PIS) dari 12 sampai 19 Juni 2022.

Hal itu dilaksanakan sebagai upaya mendorong pemulihan ekonomi termasuk peningkatan daya saing Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) lokal.

Baca Juga  Catat Pertumbuhan Positif, Ekonomi Kaltim Triwulan III 2023 Tertinggi di Kalimantan

Disampaikan oleh Dimas, sebagai Event Organizer (EO) sekaligus Ketua Panitia Bazar Sangatta Fair, tujuan bazar tersebut untuk memperkuat sinergi, koordinasi dan kolaborasi dalam memajukan UMKM melalui strategi hilirisasi produk-produk unggulan. Dan meningkatkan gerak perekonomian yang sempat stagnan akibat Pandemi Covid-19.

Dimas berharap dengan bazar ini menjadi titik kebangkitan UMKM Kutim dan semangat baru bagi penggiat usaha olahan rumah tangga seperti kuliner dalam pemulihan ekonomi di Kutim.

“Targetnya bazar didatangi pengunjung 2000 orang perhari, jika mencapai 2000 pengunjung maka roda perekonomian masyarakat semakin menggeliat dan pemulihan ekonomi kerakyatan akan lebih cepat,” harap Boim, sapaan akrabnya, Sabtu (11/6/2022) dikutip dari laman web Kutim Kab.

Baca Juga  Jadi Unggulan, Pemerintah Desa Batuah Kembangkan Agrowisata Dewi Belai

Terkait pelaksanaan bazar itu, Kadiskop dan UMKM Kutim Darsafani sangat mengapresiasi dan mendukung langkah-langkah Asosiasi Pedagang Kaki Lima (Aspal). Dalam menggerakan perekonomian khususnya UMKM di Kutim.

“Mereka sudah minta rekomendasi pelaksanaan bazar ini, dan kami selaku Dinas Koperasi dan UMKM sudah menberikan rekomendasinya. karena pemulihan ekonomi ini harus digerakkan semua elemen, termasuk Aspal ini,” ujar Darsafani. (man)