KUKAR IDAMAN SEP 26

Bupati Kutim Minta Dinas Perhatikan Ketersediaan Pupuk untuk Kendalikan Inflasi

Bupati Kutim Minta Dinas Perhatikan Ketersediaan Pupuk untuk Kendalikan Inflasi
Bupati Kutim dan jajaran menghadiri Rakor Pengendalian Inflasi secara virtual oleh Kemendagri dengan beberpa Kementerian terkait, Senin (13/2/2023). (Humas Pemkab Kutim)

KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan memperhatikan ketersediaan pupuk. Sebagai upaya dalam mengendalikan inflasi.

Hal ini disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan beberpa Kementerian terkait, Senin (13/2/2023).

Kata Ardiansyah, ketahanan pangan adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi terjadi inflasi. Namun di lapangan pupuk susah untuk didapat oleh para petani.

“Para petani sangat tergantung dengan pupuk. Ini yang kami khawatirkan, kalau mereka tergantung dengan pupuk. Sementara pupuk sulit didapat, yang bersubsidi pun hanya untuk komoditas tertentu, sementara harga pasar itu tinggi sekali,” ungkapnya.

Baca Juga  44 Anggota DPRD Kukar Terpilih Periode 2024-2029 Dilantik Besok

“Maka itu saya minta, kita (Pemkab Kutim) bisa membantu mereka dengan pupuk yang dibutuhkan,” sambungnya.

Lebih lanjut disampaikan, kondisi hujan dalam beberapa bulan terakhir ini menyebabkan jalan usaha tani rusak. Hal ini membuat petani terkendala membawa keluar hasil pertanian mereka.

“Terkait dengan jalan usaha tani, karena kondisi hujan ini banyak yang rusak, sehingga mencari solusi. Salah satu contohnya, beberapa hari yang lalu TNI ingin membantu itu. Mudah-mudahan kerja sama ini bisa membantu para petani kita untuk mengeluarkan produk dari kebun atau sawah mereka,” terang Ardiansyah.

Baca Juga  Tiga Bandar Togel di Berau Terjaring Operasi Pekat Mahakam 2023

Kemudian, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kutim diminta saling mengoordinasi. Terkait data harga bahan pokok di lapangan. Supaya ketika diminta data oleh Pusat atau Daerah memiliki satu data. (xl)