Demi Undang Investor ke Kaltim, Gubernur Minta Para Buruh Lakukan Ini

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud. (istimewa)

SAMARINDA – Gubernur Rudy Mas’ud meminta para buruh menunjukkan Kaltim berada dalam kondisi yang kondusif. Hal ini demi mengundang para investor datang ke Benua Etam.

Permintaan itu disampaikan Rudy saat menerima pengurus serikat pekerja dan serikat buruh di ruang kerjanya, Rabu (23/4/2025). Dalam pertemuan itu, beberapa perwakilan pekerja dan buruh Kaltim menyampaikan sejumlah aspirasi. 

Antara lain soal masih banyaknya perusahaan yang membayar gaji karyawan di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP), keengganan perusahaan mengangkat karyawan tetap dan cenderung menggunakan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau outsourcing.

Baca Juga  Tingkatkan Pendidikan, Pemkab Pastikan Beasiswa Kukar Idaman Kembali Dibuka di 2024

Menanggapi aspirasi serikat pekerja/serikat buruh tersebut, Rudy menegaskan tekadnya untuk hadir dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Kalimantan Timur. Termasuk juga para buruh dan pekerja.

“Kenapa SK Satgas Pengawasan Ketenagakerjaan langsung saya tandatangani? Itu artinya saya bersama bapak-bapak. Saya ingin semua buruh dan pekerja di Kaltim sejahtera,” klaim Rudy.

Dijelaskan, Satgas Pengawasan Ketenagakerjaan sendiri merupakan satuan tugas yang diisi komponen lengkap. Baik pemerintah, serikat pekerja/buruh, akademisi, Polri dan unsur terkait lainnya.

Dalam hal ini Rudy meminta agar kedepan serikat pekerja dan serikat buruh lebih kompak supaya nilai tawar mereka semakin baik. Mereka juga diminta melakukan pendataan secara baik anggota mereka, karena itu juga akan membantu Pemprov Kaltim untuk memberikan layanan BPJS Kesehatan gratis (Program Gratispol) bagi mereka yang menerima upah di bawah UMP.

Baca Juga  Komisi IV Tegaskan Tambahan Formasi PPPK Harus Warga Kukar

“Tunjukkan Kaltim ini kondusif agar investor berbondong-bondong masuk ke sini,” tutur Rudy.

Dia juga menyambut baik rencana aksi May Day, bahkan menyarankan untuk buruh memilih lokasi di Gelora Kadrie Oening Sempaja Samarinda atau Stadion Utama Kaltim di Palaran. Opsi lainnya digelar di sekitar Kantor Disnakertrans Kaltim Jalan Kemakmuran Samarinda.

“Pastikan aksi May Day untuk menyampaikan masalah-masalah perburuhan. Pastikan tidak ada aksi-aksi yang mendompleng May Day. Tunjukkan Kaltim tetap kondusif,” tegas Rudy. (xl)