DiskopUKM Meriahkan Expo Erau Adat Kutai 2025, Pamerkan Produk Kayu hingga Olahan Pertanian

DiskopUKM Meriahkan Expo Erau Adat Kutai 2025, Pamerkan Produk Kayu hingga Olahan Pertanian
Stand DiskopUKM Kukar pada Expo Erau 2025 di Halaman Parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2025 turut menghadirkan Expo yang resmi dibuka usai seremoni pembukaan Erau di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Minggu (21/9/2025). Expo berlangsung hingga 27 September mendatang di Halaman Parkir Stadion Rondong Demang. Menampilkan berbagai produk UMKM serta stand dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kukar.

Salah satu OPD yang ikut berpartisipasi adalah Dinas Koperasi dan UKM (DiskopUKM) Kukar. Mereka mengusung dua tema utama, yakni Koperasi Desa Merah Putih dan produk cenderamata khas Kukar.

“Kami menampilkan produk unggulan dari Koperasi Merah Putih, seperti olahan makanan berbahan baku hasil pertanian dari Tenggarong Seberang,” jelas Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan UMKM DiskopUKM Kukar Fathul Alamin diwawancarai Komparasinews.

Baca Juga  Bisa Hemat Triliunan Rupiah, Pemerintah Pangkas Beban Tantiem dan Bonus Manajemen BUMN

Selain itu, DiskopUKM juga membawa souvenir khas Kukar berupa jam dan kacamata berbahan kayu ulin, legam, serta menggeris. Produk ini disebut memiliki nilai jual tinggi, bahkan beberapa telah menembus pasar ekspor.

“Untuk jam dari kayu menggeris dan legam sebenarnya sudah masuk pasar ekspor beberapa waktu lalu. Di Expo Erau ini, kami ingin lebih dulu memperkenalkan produk itu kepada masyarakat lokal,” terangnya.

Secara keseluruhan, DiskopUKM membawa sekitar 9 brand dengan variasi produk berbeda. Semua produk dipasarkan langsung di stand, bukan hanya dipamerkan. Harga produk makanan dibanderol Rp10 ribu hingga Rp25 ribu, sedangkan aksesoris kayu legam dipasarkan Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta. Produk premium berbahan kayu menggeris dipatok lebih tinggi, mulai Rp2 juta hingga Rp6,5 juta.

Baca Juga  Capai Ratusan Juta Dolar, Investasi PMA Kutim Jadi yang Tertinggi di Kaltim

Menurut Fathul, Expo Erau kali ini tidak hanya dimanfaatkan untuk promosi, tetapi juga penjualan langsung. Bahkan, Pihaknya berencana menggelar business matching untuk membuka peluang kemitraan dengan masyarakat maupun investor lokal.

“Target kami sederhana, di akhir expo ini kita bisa menghitung berapa omzet yang dihasilkan. Harapannya, produk UMKM Kukar semakin dikenal dan punya pasar yang lebih luas,” pungkasnya. (fjr)