Fitur Baru QRIS Diluncurkan, Dorong Inklusi Melalui Perluasan Akses Pembayaran

Pembayaran Nontunai Dianggap Untungkan Masyarakat, Fuad Fakhruddin Minta Pemkot Samarinda Lakukan Ini
Ilustrasi pembayaran QRIS. (istimewa)

SAMARINDA – Bank Indonesia (BI) merilis standar nasional fitur baru QRIS untuk Tarik Tunai, Transfer, dan Setor Tunai yaitu QRIS Tuntas. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, QRIS Tuntas bertujuan mendorong inklusi melalui perluasan akses pembayaran digital kepada seluruh lapisan masyarakat. Terutama masyarakat kecil dengan jangkauan ke seluruh Indonesia, termasuk di daerah pelosok atau wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

“Implementasi QRIS Tuntas didukung dengan skema harga yang efisien dibandingkan biaya yang dikenakan untuk layanan serupa oleh industri saat ini,” terangnya.

Dijelaskan, QRIS Tuntas juga diarahkan untuk mendukung stabilitas sistem pembayaran melalui interkoneksi dan interoperabilitas antar penyelenggara dan sumber dana. Serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui skema harga yang efisien dengan tetap memastikan keberlangsungan layanan oleh industri.

Baca Juga  Wisata Alam Batu Dinding Suguhkan Pemandangan Matahari Terbit dan Terbenam

Sebagai game changer pembayaran digital, fitur QRIS Tuntas memungkinkan pengguna untuk dapat melakukan transfer dana antarpengguna QRIS, serta tarik tunai, dan setor tunai di Anjungan Tunai Mandiri (ATM)/ Cash Deposit Machine (CDM) atau agen QRIS Tuntas1.

Peluncuran QRIS Tuntas juga dibarengi dengan dimulainya uji coba interkoneksi pembayaran antara Indonesia dengan Singapura menggunakan QR Code yang merupakan tindak lanjut dari kerja sama pembayaran berbasis kode QR antarnegara antara Bank Indonesia dan Monetary Authority of Singapore yang telah diinisiasi tahun lalu.

Baca Juga  Dispora Kukar Targetkan Bonus Atlet Porprov Cair Setelah Lebaran Idulfitri

Konektivitas pembayaran dengan QR Code antara Indonesia dan Singapura akan dapat memfasilitasi perdagangan antarnegara secara lebih efisien, khususnya bagi UMKM, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Uji coba ini akan melibatkan ASPI, Network for Electronic Transfers – Singapore (NETS), dan perwakilan penyelenggara jasa sistem pembayaran.

BI ke depan berkomitmen terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk Pemerintah baik di pusat dan daerah, pelaku industri dan masyarakat dalam rangka memperluas akseptasi QRIS. Dengan didukung pengembangan inovasi fitur QRIS secara berkelanjutan dan perluasan kerja sama baik di dalam negeri maupun lintas negara. (xl)