Gabungkan Semangat Kemerdekaan, Yayasan BOS Kampanyekan “Merdeka bagi Orangutan”

Gabungkan Semangat Kemerdekaan, Yayasan BOS Kampanyekan "Merdeka bagi Orangutan"
Orang Utan. (BOS)

BOGOR – Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (BOS) sebagai mitra Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengumumkan kampanye baru bertajuk “Merdeka bagi Orangutan” dengan Menyatukan Semangat Kemerdekaan RI dengan Hari Orangutan. Kampanye ini dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI pada Kamis (17/8/2023) dan Hari Orangutan Internasional yang jatuh dua hari sesudahnya, Sabtu (19/8/2023).

Jamartin Sihite selaku CEO Yayasan BOS mengatakan, pada momen bersejarah in pihaknya ingin menggabungkan semangat kemerdekaan bangsa Indonesia dengan upaya untuk memastikan kebebasan dan kelangsungan hidup orangutan yang berharga dalam ekosistem alam.

“Seperti halnya bangsa ini merayakan kemerdekaannya, kami percaya bahwa kebebasan orangutan juga merupakan hal yang penting dan layak untuk dijaga dan dirayakan,” ungkap Jamartin.

Baca Juga  Abdul Rasid Harap RUU Perubahan IKN Berikan Dampak Kesejahteraan Masyarakat

Dijelaskan, dalam semangat kemerdekaan, Yayasan BOS ingin mengingatkan seluruh masyarakat tentang pentingnya memastikan kebebasan dan kelangsungan hidup bagi orangutan, satu-satunya kera besar Asia yang berbagi 97% DNA dengan manusia, untuk hidup sejahtera di alam liar sesuai kodratnya. Seperti bangsa Indonesia merayakan kemerdekaan, orangutan juga berhak merdeka di rumah mereka di hutan.

“Kampanye ‘Merdeka bagi Orangutan’ kami bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang perlindungan dan pelestarian orangutan sebagai spesies yang terancam dan berperan penting dalam ekosistem. Melalui kampanye ini juga Yayasan BOS berupaya mendorong upaya pemulihan dan perlindungan hutan untuk memastikan kelangsungan hidup orangutan di alam liar, serta mengajak masyarakat berpartisipasi dalam upaya konservasi dan memahami peran penting orangutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem,” bebernya.

Baca Juga  Konsisten Jaga Lingkungan, Pemprov Kaltim Tanam Bibit Pohon Endemik Kalimantan

Jamartin menyatakan, sejalan dengan semangat kemerdekaan RI, Yayasan BOS bersama KLHK dan BKSDA telah berhasil melepasliarkan 515 orangutan kembali ke alam liar. Selain itu, di pusat rehabilitasi yang berlokasi di Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah (Kalteg) dan Samboja Lestari di Kaltim, pihaknya merawat dan memberikan perlindungan terhadap kurang lebih 400 orangutan yang saat ini menunggu giliran untuk dilepasliarkan ke habitat mereka yang sebenarnya.

Kemudian dalam perayaan orangutan tahun ini, Yayasan BOS mengadakan acara luring di Bogor dengan pemutaran film spesial dokumenter orangutan. Dengan menghadirkan pakar kesejahteraan hewan, pegiat fotografi di alam liar, dan campaigner awareness Yayasan BOS dengan tema acara “Forest for My Orangutans.”

Baca Juga  Meriahnya Hari Pertama Kukarland Festival, Ribuan Penonton Padat Berjingkrak

“Mari bergabung dalam perayaan ini dengan menggunakan tagar #MerdekaBagiOrangutan, #LoveforOrangutans #SaveOrangutans di media sosial. Untuk lebih lanjut mengenai kampanye ‘Merdeka bagi Orangutan: dan dukungan Anda dalam upaya konservasi, kunjungi situs web kami di orangutan.or.id/freedom,” tegas Jamartin. (xl)