Gubernur Kaltim Bakal Hentikan Pembangunan IKN bila Merusak Lingkungan

Gubernur Kaltim Bakal Hentikan Pembangunan IKN bila Merusak Lingkungan
Gubernur Kaltim Isran Noor (kanan) dalam pertemuannya dengan delegasi Amerika Serikat menyebut bakal menghentikan pembangunan IKN apabila terbukti merusak lingkungan. (istimewa)

BALIKPAPAN – Gubernur Isran Noor mengklaim bakal menyetop pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim. Apabila dalam pembangunannya terbukti merusak lingkungan.

Hal ini disampaikan Isran dalam welcome dinner bersama senator dan selegasi Amerika Serikat serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Hotel Fourpoints Balikpapan, Rabu (12/4/2023).

“Percayakah senator Amerika, kita tidak akan merusak lingkungan? Jangan khawatir, pembangunan ibu kota akan merusak lingkungan. Tidak. Saya jaminannya,” tegas Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini.

“Jika nantinya merusak lingkungan, maka akan saya setop pembangunannya,” sambung Isran.

Disampaikan, pemindahan IKN ini merupakan keputusan pemerintah. Yang dianggap sangat penting bagi kepentingan bangsa Indonesia untuk jangka waktu yang lama. Dalam pembangunannya mempunyai komitmen tidak akan merusak lingkungan, lantaran areal yang digunakan adalah lahan hutan produksi, bukan hutan alam.

Baca Juga  Masyarakat Desa Tuana Tuha Apresiasi Bantuan Pembangunan Masjid dari Pemkab Kukar

“Kota yang akan dibangun berada di tengah-tengah hutan. Sudah disiapkan persemaian untuk mengembalikan populasi tanaman endemik di Kalimantan bahkan seluruh Indonesia di kawasan IKN,” beber mantan Bupati Kutai Timur (Kutim) ini.

Isran pun mengklaim Kaltim sebagai provinsi yang terdepan menjaga lingkungan. Buktinya Kaltim menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang berhasil dalam penurunan emisi buang.

“Kami sudah mendapatkan nilai sebesar 30 juta CO2 equivalent dan mendapatkan kompensasi dari World Bank sebesar USD110 juta, dengan rincian USD5 per ton. Dan kami akan terus menurunkan terus sampai 40 juta CO2 equivalent,” terangnya.

Baca Juga  Karang Taruna RT Se-Maluhu Resmi Dilantik, 400 Pemuda Siap Jadi Motor Kreativitas

“Amerika Serikat juga berjanji akan memberikan kompensasi kepada Kaltim atas upaya Kaltim menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Kami tunggu itu,” imbuh orang nomor satu di Benua Etam ini.

Sementara itu Senator Jeff Merkley yang memimpin delegasi Amerika Serikat mengungkap bila pencapaian-pencapaian Indonesia itu sudah terdengar di seluruh dunia. Salah satunya Indonesia menjadi tuan rumah G20 di Bali dan berhasil melaksanakannya dengan baik.

“Seperti yang dikatakan Gubernur tadi bahwa menjamin pembanngunan IKN tidak merusak hutan dan lingkungan hidup sekitar. Ini patut di apresiasi. Namun tujuan memang mudah ditargetkan tetapi jalan untuk menuju hal tersebut akan sangat berliku,” sebutnya.

Baca Juga  Sepaku Dilanda Banjir, BPBD Terus Pantau dan Tangani Lokasi Terdampak

“Sangat bagus IKN dibuat dengan perspektif hutan dan lingkungan. Sulit untuk dicapai, tetapi kita harus bersuaha untuk mencapainya. Mari kita bekerja bersama dengan dukungan dari semua pihak,” tandas Jeff. (xl/advdiskominfokaltim)