KUTAI TIMUR – Gubernur Isran Noor optimistis angka kemiskinan di Kaltim bisa turun dua persen. Optimisme ini disampaikan saat meresmikan dan menyerahkan 20 unit Rumah Layak Huni (RLH) program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) dari salah satu perusahaan tambang, di Jalan Rawa sari Kecamatan Sangatta Utara, Selasa (22/8/2023).
Kata dia, pembangunan RLH itu sangat penting bagi Kaltim yang masih memiliki lebih daripada enam persen jumlah orang miskin. Sekalipun Kaltim masih jauh lebih baik secara nasional.
“Nasional itu masih di atas 10 persen rata-rata kita sudah 6,2 cuma masih banyak orang miskin,” tutur Isran.
Orang nomor satu di Benua Etam ini menyatakam rumah menjadi aspek atau indikator. Jika dilihat tidak layak untuk dihuni maka sudah masuk kategori miskin.
“Makanya ketika kami menyelesaikan rencana pembangunan tiga ribu unit di Kaltim, maka orang miskin akan turun kurang dari dua persen, saya yakin itu,” jelas Isran.
Karenanya tidak ada jalan lain untuk membantu menurunkan kemiskinan ini dengan peran daripada para pengusaha yang beroperasi di Kaltim. Isran juga kembali menegaskan bahwa sebagai Gubernur dirinya tidak meminta atas keuntungan perusahaan, karena hal itu merupakan dana TJSP.
“Jadi kita tidak mau sentuh uang itu,” tegas Isran.
Hal itu juga diatur dalam ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2012 tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan Perseroan terbatas.
“Itu sudah dikeluarkan dan itu ketentuan dan aturan,” jelas mantan Bupati Kutai Timur ini. (xl)












