IKN Diklaim Membuka Banyak Peluang Investasi Baru di Kaltim

IKN Diklaim Membuka Banyak Peluang Investasi Baru di Kaltim
Ilustrasi.

SAMARINDA – Kehadiran ibu kota negara (IKN) diklaim membuka banyak peluang investasi baru di Kaltim. Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Kaltim
Riawati.

Dia menjelaskan target investasi tahun 2023 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai rincian, sektor usaha subsektor pertambangan tetap mendominasi dalam investasi baik untuk PMDN dengan kontribusi 42,21 persen maupun PMA dengan kontribusi 21,5 persen.

“Tahun ini, target investasi kita naik sekitar 10 triliun dari 54 triliun sebelumnya. Sekarang menjadi 64,5 triliun. Meskipun masih bergantung pada sektor pertambangan, kami menyadari bahwa upaya keras diperlukan untuk mencapai target ini,” terang Riawati dalam Dialog Publika TVRI Kaltim, Rabu (26/7/2023).

Baca Juga  Persedian Bahan Pokok Kutim Dipastikan Aman Jelang Lebaran

Kata dia, momentum IKN telah membuka banyak peluang investasi baru. Yang merupakan efek dari penetapan Kaltim sebagai ibu kota negara (IKN). Daerah-daerah yang bakal berperan sebagai penyangga dan lokasi utama IKN diperkirakan akan menerima dampak positif bagi investasi di Kaltim.

Selain itu, Kaltim juga berusaha mengarahkan lebih banyak upaya pada hilirisasi produk.

“Pemprov Kaltim bersama Pemerintah Pusat saat ini sedang mengevaluasi potensi-potensi yang cocok untuk menggantikan sumber daya yang tidak dapat diperbarui,” tuturnya.

Untuk mendorong pengembangan investasi, Pemprov Kaltim bersama dengan stakeholder terkait, termasuk Kamar Dagang Industri (Kadin) Kaltim, berkomitmen aktif dalam perencanaan awal hingga mempromosikan peluang-peluang investasi yang ada. Pemprov menegaskan semua peluang investasi di Kaltim di berbagai sektor adalah prioritas.

Baca Juga  Tinjau PTM Terbatas SD dan SMP, Wali Kota Balikpapan Sebut Sudah Sesuai Instruksi

“Saat ini, di Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, investasi menjadi prioritas utama. Kami berharap semua daerah akan memiliki peta peluang investasi yang dapat kami tawarkan,” urainya.

Sementara itu Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Faroek menegaskan, pihaknya bersama dengan Pemprov Kaltim terus memberikan dukungan kepada para investor yang berminat berinvestasi di Kaltim. Tetapi dia juga meminta bantuan dari Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menyediakan infrastruktur yang memadai.

Baca Juga  Manfaatkan Teknologi, Tujuh Kementerian Sepakati Penggunaan AI untuk Pendidikan

“Menurut Kadin Kaltim, infrastruktur merupakan bagian penting yang harus disinkronkan antara pusat dan daerah untuk mewujudkan investasi yang sukses,” tegasnya. (xl)