Jadi Akses Penting, Pemkab Kukar Tegaskan Segera Rehabilitasi Jembatan Sambera

Jadi Akses Penting, Pemkab Kukar Tegaskan Segera Rehabilitasi Jembatan Sambera
Pemkab Kukar memanggil sejumlah pihak untuk melakukan koordinasi percepatan perbaikan Jembatan Sambera. (istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan rapat koordinasi (rakor) percepatan pembangunan Rehabilitasi Jembatan Sambera Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Jumat (28/4/2023). Yang dipimpin Asisten II Setkab Kukar Wiyono.

Dia menekankan, infrastuktur Jembatan Sambera merupakan akses penting yang menghubungkan dua kecamatan di wilayah Kukar. Serta sebagai jalan alternatif menuju Bontang. Karenanya pembangunan rehabilitasi Jembatan Sambera harus sesegera mungkin dilaksanakan agar jalur perkonomian di dua Kecamatan tidak terputus.

“Apalagi saat ini dua kecamatan tersebut merupakan daerah tujuan wisata yang berkembang sangat pesat,” kata Wiyono.

Baca Juga  Minta Media Jadi Pejuang Kebenaran, Andi Harun: Jurnalis Punya Tanggung Jawab Moral

Dijelaskan, Rencana pelaksanaan Rehabilitasi Jembatan Sambera akan dilakukan pada akhir bulan Mei ini, dan waktu pekerjaan selama 6 bulan ke depan.

“Selama kurun waktu tersebut jembatan akan ditutup secara total, selanjutnya akan dibuat jalur alternatif bagi pengguna jalan yang akan melintas yakni jalur Pipeline PT PHM dan PT PHSS. Namun hal itu tentunya kami masih menunggu persetujuan dari kedua perusahaan BUMN tersebut,” tegasnya.

Secara teknis Rehabiltasi Jembatan Sambera akan dibuat lebih permanen, struktur tiang pancang dan rangka akan tetap digunakan namun akan dilapisi dengan dengan serat karbon dan dilapisi dengan cat antikorosi yang tahan air asin. Sedangkan pada badan jalannya akan disemenisasi dan dilapasi aspal. Selain itu ditambahkan pula ornamen-ornamen pada pagar pembatasnya.

Baca Juga  Berantas Calo Pembayaran KIR, Dishub Samarinda Luncurkan Pembayaran Nontunai

Hadir dalam rakor ini Camat Muara Badak Arfan, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Etty Erma, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Restu Irawan, Perwakilan Manjamen PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Suprianto, Manajemen PT Pertamina Hulu Sanga-sanga Aidil ASN (PHSS), Kepala Desa Tanjung Limau Suriyadi dan unsur Forkompimda Kecamatan Muara Badak, serta OPD terkait. (zu)