
SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) di usianya memasuki 63 tahun. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Dia menambahkan, kemajuan kota juga didukung dengan pencapaian bangunan-bangunan, seperti proyek besar terowongan (tunnel).
“Pertama kali dilaksanakan terowongan di Samarinda dan Kalimantan dengan menggunakan biaya APBD Kota. Dan mudah-mudahan ini selain menjadi ikon juga berguna untuk memecah kemacetan yang terjadi di sepanjang jalan Otista,” ucapnya, Selasa (24/1/2023).
Selain itu Deni juga menyampaikan pengerjaan pengendalian banjir di Samarinda tetap harus menjadi prioritas Pemkot. Karena hal itu masih menjadi keluhan Masyarakat.
“Yang utama terhadap pengendalian banjir terus menjadi program prioritas pemerintahan Pak Wali Kota. Yang mana di tahun ini masih melakukan tahapan-tahapan untuk mengatasi bencana banjir di Samarinda,” ujarnya.
Deni mengharapkan untuk peningkatan dari segi pendidikan, sosial, dan ekonomi, serta kehidupan masyarakat di Kota Samarinda.
Kata dia, kenaikan APBD Samarinda di 2023 mencapai Rp3,9 triliun. Hal ini bisa digunakan untuk menangani kegiatan yang telah direncanakan.
“Semoga 2024 akan mendapatkan nilai yang lebih dari pada ini. Dan ini akan menjadi maksimal lagi untuk pembangunan di Kota Samarinda,” tutupnya. (*)












