Jangan Ditiru! Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Kutai Kartanegara Berhasil Digagalkan

Jangan Ditiru! Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Kutai Kartanegara Berhasil Digagalkan
Pengamanan aksi nekat pria mencoba bunuh diri di Jembatan Kutai Kartanegara, Tenggarong. (ist)

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

KUTAI KARTANEGARA – Aparat gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri seorang pria di Jembatan Kutai Kartanegara, Minggu (10/8/2025) pagi.

Baca Juga  Akad Pinjaman Rampung, Pemkab Kukar Targetkan Utang Kontraktor Cair Sebelum Lebaran

Kejadian bermula sekira pukul 10.30 Wita, ketika anggota Satpol PP yang melintas melihat seorang pria paruh baya berdiri di bentang besi jembatan dan diduga hendak melompat ke Sungai Mahakam. Anggota tersebut segera melapor ke Pos Penjagaan Satpol PP.

Kemudian petugas langsung bergerak, setibanya di lokasi dan menemukan korban berdiri di pinggir jembatan dalam kondisi gelisah. Dengan pendekatan persuasif, tim mencoba menenangkan korban selama kurang lebih 20 menit hingga akhirnya berhasil mengamankannya ke pos pengawasan.

Baca Juga  AJI Balikpapan Dorong Jurnalis Ciptakan Berita dan Ruang Aman bagi Perempuan

Korban diketahui bernama S (48), warga Jalan Danau Lipan, Tenggarong. Berdasarkan keterangan awal, korban mengalami frustrasi akibat masalah rumah tangga.

Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menyebut petugas Damkar turut diterjunkan setelah menerima laporan warga yang melihat korban duduk menghadap ke sungai.

“Setiba di lokasi, anggota kami bersama Satpol PP langsung mengamankan korban ke tepi jalan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan,” jelas Fida.

Korban selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP untuk mendapatkan pendampingan dan diarahkan berkoordinasi dengan pihak keluarga. (fjr)