Kebutuhan Uang Saat Ramadan dan Idulfitri Tahun Ini Diprediksi Meningkat

Kebutuhan Uang Saat Ramadan dan Idulfitri Tahun Ini Diprediksi Meningkat
Ilustrasi. (Robert Lens/pexels)

SAMARINDA – Kebutuhan uang pada bulan Ramadan dan IdulFitri tahun ini diperkirakan cukup meningkat. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim Ricky Perdana Gozali menerangkan, peningkatan ini sejalan mobilitas geliat ekonomi masyarakat selepas pandemi Covid 19.

“Untuk di Kalimantan Timur, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai sebesar Rp4.19 triliun. Yang dibandingkan dengan tahun sebelumnya meningkat 15.55 % atau setara dengan 564 miliar,” ungkapnya dalam kegiatan penukaran bersama di Ruang Maratua BI Perwakilan Kaltim, Senin (27/3/2023).

Baca Juga  Upaya Mitigasi Bencana, Bupati Paser Audiensi Usulan Pembangunan Empat Jembatan

Kata Ricky, guna memudahkan penukaran uang di masyarakat, BI bersinergi dengan Perbankan, OJK serta Pemerintah Daerah melayani penukaran di 362 Titik kantor Perbankan di 10 kabupaten/Kota di wilayah Kaltim. Yang akan di mulai tanggal 28 Maret sampai 20 April 2023.

Disampaikan, undang-undang nomor 6 tahun 2009 mengamanatkan bahwa BI sebagai satu satunya bank yang berwenang mengeluarkan, mengedarkan serta mencabut, menarik dan memusnahkan uang rupiah.

Baca Juga  Neraca Perdagangan Kaltim Catat Rekor Surplus Tertinggi dalam Enam Tahun

“Sebagai konsekuensi logis dari amanat tersebut, maka bank indonesia berkewajiban menyediakan uang kartal dalam jumlah yang cukup, pecahan yang aesuaik kebutuhan masyarakat pada waktu yang tepat dan kondisi yang layak edar,” tegas Ricky. (xl)