BERAU – Nama Keisya Pertiwi membanggakan Kutai Timur (Kutim). Pasalnya atlet renang ini sukses menyabet tujuh medali dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim di Berau. Menariknya, ketujuh medali itu diraihnya saat usianya masih 13 tahun.
Rupa-rupanya gadis kelahiran Balikpapan 26 Nopember 2009 ini telah akrab dengan olahraga renang sejak berusia delapan tahun. Meskipun terbilang sangat muda, namun Keisya mengaku tak canggung atau grogi tatkala mesti menghadapi atlet-atlet lain yang usianya jauh lebih senior.
“Ayah dan Ibu sangat mendukung dan selalu memberikan semangat. Agar kelak Keisya bisa berprestasi di tingkat nasional, bahkan bisa membela Indonesia di tingkat dunia,” ungkapnya.
Disampaikan, ajang ini adalah kali pertama dirinya mengikuti Porprov. Karenanya dia mengaku bersyukur lantaran mampu merengkuh tujuh medali. Keberhasilan ini menjadi pelecut semangat untuk bisa berprestasi lebih baik.
Memang bukan emas, melainkan empat medali perak dan tiga perunggu. Namun tetap saja pencapaian ini terbilang menawan bila melihat usianya. Apalagi Keisya meraih medali perak pada kelas renang terbuka laut di perairan Tanjung Batu Kecamatan Derawan di nomor 5 kilometer (km) Putri.
Perolehan medali lainnya (perak) melalui renang kolam di nomor 200 meter Gaya Dada Perak, Tim Estafet 4 x 100 m Gaya Bebas Estafet perak dan Tim Estafet 4 x 200 m Gaya Bebas Estafet. Keisya juga memperoleh medali (perunggu) melalui nomor 50 m Gaya Dada Perunggu dan 400 m Gaya Ganti Perorangan.
Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kutim Reza Fahlevi mengakui Keisya memang telah menjadi favorit di Porprov ini.
“Di usianya yang masih belia, Keisya bisa membuktikan bisa bersaing dengan atlet yang lebih berpengalaman. Hal ini dibuktikan dengan raihan medali yang diperolehnya,” tutur Fahlevi yang meyakini Keisya bakal berjaya di cabor renang dan menjadi andalan Kutim. (xl)












