Kepala BGN Angkat Bicara Usai Motor Berlogo BGN Ramai di Medsos

Foto : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (Dok.Badan Gizi Nasional)

JAKARTA – Jagat media sosial diramaikan video deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN). Cuplikan itu langsung memicu spekulasi, mulai dari soal jumlah hingga dugaan pemborosan anggaran.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, akhirnya buka suara. Ia menegaskan motor-motor tersebut bukan proyek dadakan, melainkan bagian dari pengadaan yang sudah masuk dalam anggaran 2025.

“Motor itu untuk mendukung operasional di lapangan, khususnya Kepala SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis,” kata Dadan, Selasa (7/4).

Baca Juga  Pemprov Kaltim Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia

Namun, kendaraan itu belum dipakai. Seluruh unit masih menunggu proses administrasi sebelum resmi digunakan. Saat ini, statusnya belum tercatat sebagai Barang Milik Negara (BMN), sehingga belum bisa didistribusikan.

“Belum dibagikan. Harus dicatat dulu sebagai BMN, baru bisa disalurkan,” ujarnya.

Pengadaan sendiri mulai direalisasikan bertahap sejak Desember 2025. Meski begitu, angka yang beredar di media sosial soal 70 ribu unit disebut tidak benar.

Baca Juga  Pemkab PPU Jajaki Investasi dengan Kedubes Singapura

BGN meluruskan, jumlah motor listrik yang sudah terealisasi baru 21.801 unit dari total pemesanan 25 ribu unit.

“Informasi 70 ribu itu tidak benar,” tegas Dadan.

Viralnya video ini jadi contoh cepatnya informasi liar menyebar di media sosial. BGN mengingatkan agar publik tak langsung percaya sebelum ada penjelasan resmi, terutama terkait program yang masih dalam tahap berjalan. (Zu)