SAMARINDA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Zulkifli Hasan mengunjungi Kaltim, Rabu (31/8/2022). Dalam kunjungan ini Zulkifli Hasan mengajak Kepala daerah betul-betul secara serius memperhatikan kebutuhan pokok masyarakat.
“Ini kebutuhan dasar serta kebutuhan pokok masyarakat, jadi harus diperhatikan Gubernur, Bupati maupun Walikota,” kata Zulkifli pada Penghargaan Peduli Perlindungan Konsumen, di di Hotel Bumi Senyiur Samarinda.
Menurutnya, Gubernur, Bupati dan Wali Kota memang betul-betul harus mengerti keadaan dan memahami. Sehingga ketemu benang merahnya mengenai paling murah makan sehari-hari yang diperlukan oleh rakyat.
Apalagi di daerah punya Dinas Perdagangan yang bisa mengecek harga di pasaran setiap hari. Karena memang harga akan terus bergejolak, hal ini disebabkan masih dihadapkan ketidakpastian akibat pandemi.
“Kalau ada gejolak harga hingga 10 persen, dibenarkan untuk menggunakan dana cadangan membantu transportasinya,” jelasnya.
Pria yang karib disapa Zulhas ini mencontohkan, angkutan bawang dari rumah kemarin bila naik 10 persen dibantu oleh Pemerintah Gubernur, Bupati dan Walikota meski cepat turun. Karena ongkos ini termasuk komponen yang tinggi.
“Di Jawa telur naik hingga 10 persen. Kalau disini kemahalan, Wali Kota bisa membantu transportasi subsidinya, di pusat kami juga begitu,” tuturnya.
Selain itu, Bupati maupun Wali Kota bisa bertindak kalau ada meteran bensin yang tidak benar di pasaran, bisa juga melarang peredaran kalau ukurannya sudah tidak sesuai.
Sambung Zulhas, sembako atau bahan pokok itu tidak hanya tanggungan dan tugas Pemerintah Pusat. Tetapi tugas bersama dimulai dari kepala daerah. (xl)












