KUKAR IDAMAN SEP 26

Miris, Dua Remaja Diciduk Polisi Gara-Gara Lakukan Penyerangan Pakai Celurit

Miris, Dua Remaja Diciduk Polisi Gara-Gara Lakukan Penyerangan Pakai Celurit
Mengaku tak terima salah satu temannya diancam, remaja serang Gang Dirgantara. (Komparasinews)

SAMARINDA – Beredar di media sosial (Medsos), video rekaman CCTV yang memperlihatkan sekelompok remaja dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis celurit dan parang tengah menyerang kawasan Jalan Samanhudi Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang. Tepatnya di Gang Dirgantara.

Tak butuh waktu lama, Reskrim Polsek Samarinda Kota berhasil menangkap dua orang pelaku yakni berinisial D (14) dan A (15), yang keduanya masih di bawah umur.

“Permasalahan tersebut ternyata antarkelompok, saat tengah bermain di kawasan Bekas Bandara Temindung, mereka ada berselisih paham, dan berujung melakukan penyerangan dengan membawa senjata tajam,” jelas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli saat konferensi pers, Kamis (21/3/2024).

Baca Juga  Hadiri UKW, Siswo Cahyono Dukung Pers Semakin Profesional

Atas perbuatan yang dilakukan, kedua pelaku dijerat dengan UU Darurat pasal 2 ayat 1  Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman 11 tahun penjara.

“Karena ini berkaitan dengan anak berkonflik dengan hukum, untuk penyelidikan tetap akan menggunakan sistem peradilan anak yakni UU Nomor 11 Tahun 2012, yang tetap kami pedomani mekanismenya,” ujarnya.

Ary Fadli juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih bisa mengawasi anak-anaknya, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

“Kami mengimbau serta ini juga sebagai peringatan kepada seluruh orang tua agar lebih maksimal mengawasi anak-anaknya,” pungkasnya.

Baca Juga  Sebut AI Ubah Wajah Dunia Kerja, Wali Kota Samarinda Dorong Generasi Muda Lakukan Ini

Sementara kedua pelaku  mengaku sebelumnya sempat diancam oleh salah satu seorang yang ada di Gang Dirgantara tersebut.

“Pertama itu kita mau perang sarung. Tetapi saat sudah pulang kerumah mendapat pesan dari akun fake di Instagram yang mengatakan, mau pakai tangan kosong apa pakai parang, dan disuruh datang ke Gang Dirgantara,” kata pelaku Dimas.

Merasa tak terima salah seorang pelaku Asro mendapat ancaman seperti itu, Dimas mengajak teman-temannya untuk mendatangi TKP tersebut.

Baca Juga  Samarinda Siap Menuju Kota Layak Anak Nindya, Begini Langkah-langkahnya

“Kalau yang ada di video membawa celurit itu teman saya yang lain, tetapi dia kabur,” tutupnya. (nta)