Pantang Remehkan Lawan, Borneo FC Serius Persiapkan Duel Kontra PSM Makassar

Pantang Remehkan Lawan, Borneo FC Serius Persiapkan Duel Kontra PSM Makassar
Borneo FC tak ingin anggap remeh PSM Makassar meski mereka recovery singkat. (Borneo FC)

SAMARINDA – Pada pekan ke-13 BRI Liga 1 musim 2022/2023, Borneo FC akan berhadapan dengan PSM Makassar, Senin (25/9/2023). Pertandingan bakal berlangsung di Stadion Segiri, Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda.

Pelatih Borneo FC Samarinda Pieter Huistra mengaku telah mempersiapkan diri untuk laga besok. Karena menurutnya, PSM Makassar meraih juara pada musim lalu.

“PSM Makassar adalah tim yang berbeda dibandingkan dengan tim lainnya saat ini. Jadi, kami mempunyai beberapa hari untuk melakukan persiapan,” jelas pelatih Borneo FC Samarinda Pieter Huistra, Ahad (24/9/2023).

“Para pemain mengetahui apa yang terjadi dan apa yang diinginkan. Sehingga kami membuat persiapan yang baik dan siap untuk laga besok,” sambungnya.

Baca Juga  Lahan 7 Hektare di Lawe-Lawe Disiapkan untuk Sekolah Rakyat Program Nasional

Meski PSM Makassar memiliki waktu recovery yang singkat, Pieter Huistra tak menganggap ini merupakan sebuah keuntungan bagi timnya.

“Mereka mempunyai empat hari untuk melakukan persiapan. Saya rasa itu oke dan normal. Mari lihat besok. Bagi kami bagus, karena kami mempunyai waktu lebih untuk memberikan aksen ekstra untuk berlatih dan melakukan pengembangan,” ungkapnya.

Huistra juga menekankan tidak ingin menganggap remeh lawan yang akan dihadapi oleh Borneo FC, termasuk PSM Makassar. Meski sempat mengalami kekalahan di laga AFC, dia tak melihat itu sebagai kekurangan PSM.

“Pertama-tama, itu telah terjadi tiga hari yang lalu dan mereka mempunyai waktu untuk beristirahat dan mempunyai waktu untuk pemulihan dari pertandingan itu. Tetapi, tentu saja kami juga melihat pertandingan itu dan kami tahu PSM dan mengetahui permainan mereka,” bebernya.

Baca Juga  Peringatan Keras Gubernur Kaltim: Ormas Harus Jadi Mitra Pembangunan, Bukan Premanisme

Kemudian, Borneo FC memiliki sembilan pemain penyerang. Akan tetapi di beberapa laga hanya terlihat Stefano Lilipaly yang bisa membuat lebih dari satu gol. Pieter menganggap, yang terpenting tim yang diasuhnya itu bisa mencetak lebih banyak dari gol lawan.

Terlepas dari itu, seperti yang kerap dilihat di setiap pertandingan, Borneo FC bertemu dengan PSM Makassar permainan menjadi keras. Leo Guntara sebagai pemain Borneo FC menganggap itu hal yang lumrah dan normal.

Baca Juga  Program Smart City Plus Samarinda Masuk Tahap Pembuatan Cetak Biru

“Untuk PSM Makassar, kami bermain keras dan itu normal di sepak bola. Kami juga di Borneo FC keras seperti itu. Besok adalah pertandingan yang menarik, kami akan bermain sportif. Menarik untuk dinanti pertandingannya,” tutup Leo. (nta)