KUKAR IDAMAN SEP 26

Pasca Kebakaran Pasar Segiri, DPRD Dorong Penataan Pasar Lebih Terintegrasi

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Istimewa)

SAMARINDA — Komisi III DPRD Samarinda berencana meninjau langsung pembangunan lapak sementara bagi pedagang terdampak kebakaran Pasar Segiri.
‎
‎Langkah itu dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan pedagang serta penggunaan anggaran tanggap darurat tepat sasaran.
‎
‎Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum melihat langsung progres pembangunan lapak yang dikerjakan Pemerintah Kota Samarinda.
‎
‎“Komisi III belum turun langsung ke lapangan. Jadi kami belum melihat seperti apa bangunan yang dibuat Pemkot. Nanti akan kami agendakan,” ujar Deni.
‎
‎Menurutnya, pengecekan lapangan diperlukan agar anggaran tanggap darurat sebesar Rp1,1 miliar benar-benar dimanfaatkan untuk membantu para pedagang kembali beraktivitas setelah kebakaran.
‎
‎DPRD, kata Deni, ingin memastikan para pedagang tidak terlalu lama kehilangan mata pencaharian akibat aktivitas pasar yang belum pulih.
‎
‎“Kami ingin pedagang bisa kembali beroperasi. Tetapi kami juga ingin mengetahui konsep penataan pasar untuk jangka panjangnya,” katanya.
‎
‎Selain menyoroti pembangunan lapak sementara, Komisi III juga mendorong Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan penataan pasar yang lebih terintegrasi dan memiliki pembagian fungsi yang jelas.
‎
‎Deni mencontohkan Pasar Segiri dapat difokuskan sebagai pasar basah, sementara Pasar Pagi diarahkan untuk sektor konveksi maupun perdagangan tertentu.
‎
‎“Kalau fungsi setiap pasar jelas, penataannya akan lebih rapi dan masyarakat juga lebih mudah,” ujarnya.
‎
‎DPRD Samarinda berharap penanganan pascakebakaran Pasar Segiri tidak berhenti pada solusi sementara, melainkan menjadi momentum pembenahan tata kelola pasar agar lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan. (adv/zu)

Baca Juga  BPKAD Kukar Siapkan Dana Khusus THR untuk Tenaga Harian Lepas