Pemkab Kukar Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Pasokan Saat Ramadan

Pemkab Kukar Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Pasokan Saat Ramadan
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kukar Ahyani Fadianur. (Humas Pemkab)

KUTAI KARTANEGARA – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur membuka Gerakan Pangan Murah,  Selasa (19/3/2024) di taman eks pemukiman Tanjong, Tenggarong. Gerakan ini dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idulfitri 2024 di Kukar.

Kegiatan ini digagas Dinas Ketahanan Pangan Kukar selama dua hari. Adapun peserta yang terlibat menyediakan bahan dagangan pada acara itu yakni sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar, kelompok tani, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kukar, Bulog, pelaku Usah Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca Juga  Gebyar Pajak Kaltim 2024 Diharap Galakkan Transaksi Nontunai Perangkat Daerah

Komoditas yang disediakan yakni berbagai kebutuhan pokok, sayuran, buah buahan, aneka minuman, bibit tanaman dan lainnya. Ahyani mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan program nasional sebagai langkah nyata, dalam memberikan akses kepada masyarakat agar bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas, murah, dan terjangkau dari harga pasar. 

“Tujuannya yaitu untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan jelang puasa dan Idulfitri 2024. Hal Ini penting agar pada momentum hari besar, Pemerintah hadir untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah dan meraih kemenangan Idulfitri dengan ketersediaan pangan murah berkualitas,” ungkapnya.

Baca Juga  Buka Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan, Wali Kota Samarinda Bilang Begini

Diharapkan gerakan ini ke depan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah. Melalui pengembangan potensi pertanian lokal, dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Selama ini kita berkolaborasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), namun ke depannya kami harapkan gerakan ini berkolaborasi langsung dengan petani, sehingga beras petani kita terserap langsung oleh kegiatan ini,” harapnya.

Hal tersebut akan memacu semangat dunia usaha terutama sektor pertanian sehingga terjadi sinergitas dalam membangun potensi pertanian dengan memanfaatkan lahan agar lebih produktif. (zu/advdiskominfokukar)