Pemkot Bakal Jalankan Program Jaringan Gas untuk Masyarakat Samarinda di 2025

Pemkot Bakal Jalankan Program Jaringan Gas ke Masyarakat Samarinda di 2025
Survei terkait minat masyarakat adanya sambungan jaringan gas bumi. (ist)

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan bagi warga Samarinda. Salah satunya terhadap layanan untuk kebutuhan gas rumah tangga.

Hal ini diungkapkan oleh Plt Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Sugianto mengatakan bahwa nantinya akan dibangun jaringan gas bagi sekitar 7.905 sambungan rumah tangga.

“Sambungan gas alam ini juga telah dibangun di daerah Sambutan, dan di sebagian di wilayah Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir. Dan hingga saat ini, tidak ada hal-hal berbahaya yang terjadi berkaitan dengan sambungan gas ini,” ucap Sugianto, Senin (23/12/2024).

Baca Juga  Menang Lawan Persita, Borneo FC Peringkat Dua Klasemen Sementara Liga 1

Lebih lanjut, adanya sambungan jaringan gas ini sangat membantu masyarakat, karena lebih murah dan sangat efisien. Bahkan keuntungan lainnya, warga tidak perlu lagi membeli tabung gas untuk bisa menggunakan kompor gas. Tentu saja ini sangat membantu masyarakat.

Dia juga menyampaikan, terkait rencana tersebut saat ini sedang dilakukan survei terkait minat masyarakat terhadap jaringan gas bumi untuk rumah tangga. Survei dilakukan oleh lembaga teknik dari Universitas Indonesia (UI). Survei berlangsung hingga akhir Desember.

Baca Juga  BPBD Kukar Imbau Seluruh Kecamatan Waspada Banjir dan Longsor Jelang Puncak Musim Hujan

“Mohon kiranya masyarakat dapat menerima petugas survei, karena program ini sangat membantu masyarakat, mumpung masih gratis,” ujarnya.

Sugianto menjelaskan, Samarinda memperoleh kesempatan mengembangkan jaringan gas rumah tangga sebanyak 4.969 warga sudah terdaftar untuk mendapat sambungan yang diambil dari sumur gas Pelita 7 Kelurahan Sambutan.

“Program ini, insya Allah akan dipasang pada tahun 2025. Ini lanjutan program nasional yang telah ada sebanyak 10.005 sambungan yang tersebar di Kecamatan,” pungkas Sugianto. (nta)