Pemkot Samarinda Bakal Kembali Salurkan Cadangan Pangan Pekan Depan

Pemkot Samarinda Bakal Kembali Salurkan Cadangan Pangan Pekan Depan
Ilustrasi beras. (Shutterstock/DesignStory56)

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bakal kembali menyalurkan bantuan beras dari cadangan pangan pemerintah daerah kepada warga penerima bantuan. Sebagaimana disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam rapat koordinasi persiapan pendistribusian Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), Jumat (31/3/2023) yang dihadiri para camat dan lurah.

Penyaluran ini berangkat dari kondisi harga beras yang kembali bergejolak memasuki Ramadan. Diketahui saat ini harga beras di pasar-pasar induk mulai mengalami kenaikan dari Rp8 ribu menjadi Rp9.700 per kilogram khusus beras Bulog untuk kelas premium.

Karenanya dalam mengantisipasi inflasi, Andi Harun membentuk tim yang diketuai Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda, dibantu Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Sosial.

“Maksudnya agar dalam proses pendistribusian bantuan beras nanti, bapak ibu Lurah dan Camat bisa langsung berkoordinasi dengan tiga dinas yang saya sebutkan tadi. Terkait teknis penyalurannya demi kesuksesan operasi penyaluran beras tersebut,” jelasnya.

Baca Juga  Erick Thohir Tegaskan Indonesia Siap Hadapi Gugatan Federasi Senam Israel

Orang nomor satu di Kota Tepian ini menyebut, operasi beras ini kelak akan menjadi kali kedua berlangsung. Tujuannya membantu warga akan kebutuhan beras selama Ramadan, mengingat permintaan akan kebutuhan pokok pangan tinggi, yang berujung ada spekulasi harga di pasar.

“Untungnya kita masih punya stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras yang tersimpan di gedung Bulog. Sehingga mulai minggu depan sudah siap didistribusikan,” jelasnya.

Andi Harun menegaskan langkah ini diambil guna mengendalikan angka inflasi. Lantaran angka inflasi Kota Tepian pada Februari kemarin berada di bawah angka inflasi Kaltim dan nasional.

“Tentu ini terbaik bagi Samarinda di saat barang kebutuhan pangan dan pokoknya 70 persen banyak berasal dari luar daerah tetapi kondisi inflasi kita masih terjaga. Jadi melihat kondisi harga beras yang mulai baik maka kembali pemerintah harus siap dari segala rencana dalam membantu warga,” urainya.

Baca Juga  Desak Normalisasi Sungai Sangatta, DPRD Kaltim Soroti Ancaman Banjir yang Meluas

Penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras sendiri menurut Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Samarinda Maradona Singal merupakan instruksi langsung dari Presiden RI melalui Kepala Badan Pangan Nasional. Supaya penyaluran beras ini bisa langsung diberikan kepada penerima bantuan sebanyak 10 kilogram untuk setiap kepala keluarga dengan alokasi pagu tiga bulan terhitung dari Maret hingga Mei.

“Jadi pemberian bantuan pangan ini sebagai upaya untuk menanggulangi kekurangan pangan yang berdampak pada krisis pangan dan gizi serta inflasi,” bebernya

Lebih lanjut dipaparkan, warga Samarinda yang menerima bantuan atau manfaat nanti sudah terdata sebanyak 26.924 kepala keluarga yang tersebar di 10 Kecamatan. Jumlah beras yang akan didistribusikan sebanyak 269.240 kilogram beras yang sudah dirincikan untuk setiap Kecamatan.

Baca Juga  Diikuti 1.500 Peserta, Jambore Ke-10 MTB Se-Kaltim di Kukar Sukses Digelar

“Tinggal nanti penerima bantuan sebelum mengambil jatah berasnya harus mengisi data terlebih dahulu melalui form yang sudah kami siapkan. Dengan catatan warga ini sudah terverifikasi melalui kelurahan,” tandasnya. (xl)