Pemkot Samarinda Luncurkan Aplikasi Sikerja, Jadi yang Pertama di Indonesia

Pemkot Samarinda Luncurkan Aplikasi Sikerja, Jadi yang Pertama di Indonesia
Wali Kota Samarinda Andi Harun (tiga dari kiri) saat meluncurkan aplikasi Sikerja. (Diskominfo Samarinda)

SAMARINDA – Inovasi terus dikembangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Guna memudahkan pelayanan kerja sama. Salah satunya Sistem Kerja Sama Daerah atau disingkat Sikerja Samarinda yang hadir dalam wujud aplikasi.

Dikembangkan bagian Kerjasama Sekretariat Kota Samarinda, aplikasi ini diluncurkan Wali Kota Samarinda Andi Harun, Kamis (15/12/2022) di gedung Balai Kota.

Andi Harun menyatakan, aplikasi Sikerja ini sebagai upaya menciptakan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional. Dalam peningkatan efektivitas dan efisiensi untuk mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik.

Pemkot, terangnya, melalui perusahaan umum daerah (Perumda) sudah melakukan langkah kerja sama dengan berbagai bidang. Mulai dari bidang bisnis trading batu bara hingga kerja sama dengan daerah lain terkait penyediaan bahan pangan.

“Karena tidak ada yang bisa kerja hebat sendiri tanpa adanya kerja sama. Jadi kuncinya di sini adalah kolaborasi dan bersinergi yang bisa membuat kita kuat dan bertahan,” kata orang nomor satu di Kota Tepian ini.

Baca Juga  Tekan Peredaran Narkoba, Kampung Tangguh Anti Narkoba Kelurahan Panji Diresmikan

Disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Kerjasama Idfi Septiani, aplikasi ini berisi semua proses bisnis penyelenggaraan kerja sama daerah. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang mengatur tata cara kerjasama daerah dengan daerah lain dan pihak ketiga serta penjelasan terkait Perda Nomor 7 tahun 2020 tentang kerja sama daerah.

“Sistem ini dirancang karena melihat tawaran kerja sama dari daerah lain dalam sembilan bulan terakhir menunjukkan peningkatan luar biasa,” sebut Idfi.

Peningkatan ini menurutnya tak lepas dari posisi Samarinda sebagai ibu kota provinsi Kaltim dan kota penyangga ibu kota negara (IKN). Sehingga menjadi daya tarik bagi daerah lain untuk bisa melakukan kesepakatan di berbagai bidang melalui hubungan kerja sama dengan Pemkot.

“Perencanaan Aplikasi Sikerja ini membutuhkan waktu satu bulan dan pembuatan sistemnya memakan waktu tujuh pekan dan kini dapat diakses melalui web browser dengan alamat url sikerja.samarindakota.go.id,” paparnya.

Baca Juga  Dewan Sebut Fasilitas Bagi Penyandang Disabilitas Di Kota Tepian Belum Optimal

Idfi menerangkan, terdapat tujuh keunggulan dari sistem tersebut. Mulai dari bisa diakses secara daring, mudah, sederhana, transparan, akuntabel, reliabilitas dan responsif.

Apliksasi ini menurutnya berfungsi memudahkan fasilitasi penyelenggaraan kerja sama daerah. Memudahkan pemantauan proses fasilitasi kerja sama dan monitoring serta pencarian data. Termasuk semua proses kerja sama tercatat secara digital.

Kehadiran aplikasi ini sendiri mendapat apresiasi dari Kasubdit Kerja Sama Dirjen Dekonsentrasi Tugas Perbantuan dan Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bimo Aryo Tejo. Menurutnya aplikasi ini adalah terobosan dari Pemkot Samarinda dan pertama kalinya ada di Indonesia.

“Harus diakui inovasi ini baru pertama kalinya di Indonesia, jadi Pemkot Samarinda perlu mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Karenanya Bimo mendorong pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia melakukan hal yang sama. Dan menjadikan Pemkot Samarinda sebagai proyek percontohan dalam mengembangkan sistem ini. Supaya perencanaan kerja sama dengan daerah lain dan pihak ketiga bisa ditangani dengan baik.

Baca Juga  Kaji Ulang Rencana Pembongkaran Jembatan Besi, Dinas PU Kukar Bentuk Tim Cepat

“Sehingga dengan terobosan ini pastinya akan memudahkan kami pemerintah pusat untuk mendata memverifikasi dan terus memantau model kerja sama yang telah dilakukan pemda selama ini dalam berbagai bidang bersama daerah lain dan juga pihak ketiga,” urainya. (xl)