KUTAI KARTANEGARA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Lukman menghadiri Tabligh Akbar dan Istigosah di Halaman Kantor Bupati Kukar, Rabu (19/8/2026) malam. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memperkuat nilai kebersamaan serta memanjatkan doa bagi keberlangsungan pembangunan di Kukar.
Acara yang dimulai sekitar pukul 20.00 Wita itu turut dihadiri Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar. Sebelum tausiah dimulai, Bupati Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah penerima.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta Mars dan Himne Kukar. Dalam kesempatan tersebut, Lukman menilai kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar dan istigosah memiliki makna penting di tengah pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi momentum untuk berdoa bersama, tetapi juga mengingatkan kita bahwa pembangunan daerah perlu diiringi dengan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Lukman.
Menurutnya, jajaran pemerintahan, termasuk Sekretariat DPRD Kukar, memiliki tanggung jawab untuk terus mendukung terciptanya pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita berharap kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat terus terjaga,” katanya.
Memasuki acara inti, tausiah disampaikan Gus Muhammad Salsaladin atau Gus Aladin, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Anwar Trenggalek. Dalam tausiahnya, Gus Aladin mengajak masyarakat dan jajaran pemerintah untuk memperkuat keimanan serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dia juga mendorong masyarakat untuk memperbanyak istigosah dan doa sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Sementara itu Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan tabligh akbar dan istigosah tersebut menjadi momentum untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi keberkahan, keselamatan, serta kelancaran pembangunan di Kukar.
“Melalui doa bersama ini, kita memohon kepada Allah SWT agar Kukar senantiasa diberikan perlindungan, kerukunan, dan kemajuan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga dukungan serta partisipasi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan istigosah yang dipimpin para ulama. Suasana khidmat mewarnai rangkaian acara hingga selesai. (adv/fjr)












