Porprov Kaltim Siap Digelar Bulan November di Paser

Foto : Rapat persiapan ekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026. (Media Center Kabupaten Paser)

PASER – Kepastian peyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 akhirnya terjawab, kegiatan ini bakal berlangsung pada tangal 14 sampai 27 November di Kabupaten Paser.

Selaku tuan rumah, Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Paser melakukan rapat persiapan yang dipimpin langsung oleh Bupati Fahmi Fadli yang diikuti panitia besar (PB) Porprov VIII Kaltim.

Ada dua agenda utama pembahasan sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya dari KONI Porvinsi Kaltim. Dijelaskan oleh Ketua Harian PB Porprov VIII Kaltim yang juga Ketua KONI Paser, Katsul Wijaya, pihak KONI Kaltim meminta agar panitia segera menetapkan jadwal pelaksanaan serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pertandingan, mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat.

Baca Juga  DKP Kukar Siapkan Rp10 Miliar untuk Bangun TPI di Tiga Kecamatan

“Penetapan jadwal ini telah melalui berbagai pertimbangan, terutama kesiapan venue dan proses administrasi pertanggungjawaban anggaran,” ujar Katsul.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan, menyampaikan bahwa kesiapan venue saat ini bervariasi. Sebagian sudah siap 100 persen, sebagian masih dalam tahap penyempurnaan, dan lainnya masih dalam proses pengerjaan.

“Kami optimistis seluruh venue sudah dapat digunakan pada Oktober 2026, atau sekitar satu bulan sebelum pelaksanaan,” jelasnya.

Dalam Porprov VIII Kaltim ini, direncanakan sebanyak 64 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan. Namun, lima cabor di antaranya akan digelar di kabupaten lain karena keterbatasan sarana dan prasarana di Kabupaten Paser.

Baca Juga  Wabup Paser Minta Pemprov Kaltim Perbaiki Infrastruktur Jalan Dusun Mului

Di sisi lain, Bupati Paser mengingatkan agar mengawal dan memastikan soal anggaran bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kaltim sebesar Rp60 miliar

“Tadi pak sekda mengatakan kemungkinan adanya pengurangan anggaran, jika ini terjadi tentu akan menjadi kendala, ” katanya Fahmi

Dan jika memang ada potensi pengurangan anggaran , maka Bupati minta agar dilakukan langkah antisipasi .

“Misalnya dengan mengurangi nomor pertandingan pada cabang olahraga tertentu atau mengurangi cabor yang pertandingannya di kabupaten lain,” tegasnya.

Baca Juga  Hari Pertama POPDA Kaltim 2025, Renang Kukar Borong 4 Emas

“Kita tidak hanya ingin sukses dalam pelaksanaan, tetapi juga meraih prestasi, bahkan menargetkan juara umum,” tambahnya. (zu)