Puluhan Ribu Warga Bontang Merokok Setiap Hari, Sumbang Risiko Penyakit Tidak Menular

Puluhan Ribu Warga Bontang Merokok Setiap Hari, Sumbang Risiko Penyakit Tidak Menular
Ilustrasi.

BONTANG – Setiap harinya 25 ribu warga Bontang berusia sepuluh tahun ke atas menghisap rokok. Hal ini diungkapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang dalam Rapat Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR), Senin (16/1/2023) siang.

“Penduduk di Kota Bontang usia sepuluh tahun ke atas berjumlah 142.332. Presentasi perokok di Kota Bontang setiap hari 18,05% atau 25 ribu orang,” jelas Asisten II Pemerintah Kota Bontang Lukman yang memimpin rapat.

Baca Juga  Disnakeswan Kaltim Gelar Pelatihan Juleha, Tingkatkan Jaminan dan Mutu Produk Pangan

Disampaikan, hal tersebut menjadi salah satu faktor terjadinya risiko penyakit tidak menular (PTM). Data menunjukkan PTM akibat perokok di atas sepuluh tahun mencapai 18,1 di tahun 2018.

Karenanya Lukman menegaskan masing-masing instansi segera menetapkan lokasi alternatif khusus bagi perokok di area kawasan terbatas perokok.

“Rapat ini menindaklanjuti Perda Nomor 5 Tahun 2012 beserta Perwali (Peraturan Wali Kota) turunannya,” sebutnya.

Baca Juga  Pemkab Kukar Harap Pembangunan Taman Kota Tenggarong Menarik Kunjungan Wisatawan

Dinkes Bontang sendiri bekerja sama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah menerapkan dan menetapkan kawasan tanpa asap rokok pada area kesehatan dan pendidikan di Kota Taman. (xl)