Surplus Beras, Kukar Jadi Penopang Pangan Terbesar untuk Kaltim

Surplus Beras, Kukar Jadi Penopang Pangan Terbesar untuk Kaltim
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat melakukan panen padi. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi daerah dengan penopang pangan terbesar untuk Kaltim. Disusul Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) di setiap tahunnya.

Sebagai contoh, pada 2019 panen padi Kukar mencapai 121.202 ton dari produksi padi se-Kaltim sebesar 253.818 ton. Kukar juga diketahui penghasil bawang merah sebanyak 34 persen dari total produksi di Kaltim. Begitu juga dengan komoditas lain seperti cabai, tomat juga mentimun.

Baca Juga  Banjir Masih Landa Samarinda, Wali Kota Andi Harun Minta Maaf kepada Warga

Bupati Kukar Edi Damansyah memaparkan, luas wilayah Kukar mencapai 2.726.310 hektare menjadi modal awal untuk mengembangkan pertanian dalam skala besar. Untuk itu dia agar Kukar menjadi lumbung pangan di Kaltim.

Selama ini, sebagian besar komoditas pangan di Kaltim dihasilkan dari sektor pertanian di Kukar Pengembangan sektor pertanian untuk meningkatkan hasil komoditas pangan setiap tahunnya terus digenjot.

Baca Juga  Pemerintah Didorong Hadirkan Kepabeanan di Muara Jawa untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

“Cita- cita saya ingin Kukar sebagai lumbung pangan di Kaltim. Kami ingin menggeser beberapa kebijakan dari visi-misi Kukar Idaman. Untuk penajaman lagi di sektor pertanian,” jelas Edi.

Diketahui, saat ini beberapa kecamatan mengalami surplus beras. Seperti Kecamatan Tenggarong Seberang, Samboja, Muara Jawa, Sangasanga, Loa Janan, Loa Kulu dan Kota Bangun. (zu)