SAMARINDA – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Samarinda di 2022 disebut sudah melampaui target. Sebagaimana disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda Hermanus Barus dalam pengundian 20 hadiah bagi Wajib Pajak (WP), Selasa (27/12/2022) sore di gedung Balai Kota.
Dikatakan, realisasi PAD 2022 sudah melampaui capaian target. Yaitu dari Rp600 miliar, menjadi tembus Rp717 miliar lebih pada pekan keempat Desember.
“Hasil ini tak lepas dari kerja keras bersama dan juga bantuan kerja sama camat dan lurah dalam peningkatan pungutan pajak PBB,” ungkap Hermanus.
Sayangnya, rata-rata warga Samarinda yang baru membayar kewajiban Pajak Bumi Bangunan (PBB) baru 43 persen. Karena itu dia berharap tahun depan Camat dan Lurah bisa bekerja lebih keras mengejar sisanya. Karena di 2024 capaian PAD di Samarinda harus bisa berhasil mencapai Rp1 triliun.
“Karena idealnya untuk sebuah ibu kota provinsi, PAD terbesar harusnya disumbang dari sektor PBB. Tetapi untuk saat ini penyumbang terbesar di Samarinda masih disokong oleh pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Penerangan Jalan,” beber Hermanus.
Guna memaksimalkan perolehannya, mulai 2023 Pemerintah Kota (Pemkot) melakukan sensus pajak yang datang langsung ke rumah wajib pajak. Mendata aset bangunan warga yang ada di sepuluh kecamatan. (xl)










