KUTAI TIMUR – Puluhan kelompok tani holtikultura di Kutai Timur (Kutim) yang terkena banjir beberapa waktu silam mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Yaitu bantuan benih sayur dan pupuk, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemkab, yang diserahkan secara simbolis di gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Sangatta Selatan, Sabtu (17/12/2022).
Sebanyak 29 kelompok tani yang terbagi di dua kecamatan masing-masing 15 dari Sangatta Selatan dan 14 Sangatta Utara ini mendapatkan bantuan benih sayur-sayuran, Dolomit, Mukaa dan pupuk.
Bupati Ardiansyah Sulaiman yang menyerahkan bantuan tersebut menuturkan, bibit dan pupuk itu merupakan sebagai salah satu upaya pemerintah mengembalikan lagi semangat. Supaya petani tidak patah semangat dan terus bergerak maju usai musibah banjir melanda di dua Kecamatan yakni Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.
“Meskipun saat ini para petani kita sudah menanam dan bahkan berkali-kali panen,” ungkapnya.
Dia menyakini engan adanya kelompok tani yang saat ini bersemangat membudidayakan tanaman jenis bawang merah, di masa yang akan datang Kutim mampu menjadi sentra kemandirian bawang.
“Melihat keseriusan para petani di Sangatta Utara dan Selatan, akan kami jadikan sentra bawang merah, utamanya untuk mencukupi kebutuhan lokal,” sambungnya.
Ardiansyah bersyukur lantaran sampai sekarang produk pertanian Kutim bukan hanya diminati kalangan lokal. Melainkan telah bisa merambah tingkat internasional. Hal ini membuat Kutim bukan hanya dikenal sebagai penghasil batu bara, tetapi juga salah satu daerah yang mampu menyumbangkan devisa bagi negara dari sektor pertanian. (xl)










