Tiga Daerah di Kaltim Jadi Area Program Kerja Percepatan Transisi Energi Berkeadilan

Tiga Daerah di Kaltim Jadi Area Program Kerja Percepatan Transisi Energi Berkeadilan
Direktur Eksekutif Yayasan Indonesia Cerah, Adhityani Putri. (istimewa)

SAMARINDA – Tiga daerah di Kaltim menjadi area program kerja percepatan transisi energi berkeadilan. Yang diluncurkan Kamis (2/3/2023) siang, digelar Yayasan Indonesia Cerah dalam mendukung pemerintah pusat serta daerah dan media dalam membangun narasi publik yang dapat mendukung proses transisi energi berkeadilan.

Direktur Eksekutif Yayasan Indonesia Cerah, Adhityani Putri menerangkan, ada tiga Provinsi di Indonesia yang menjadi area kerja program ini dalam kerangka ketahanan ekonomi dengan durasi kerja selama 12 bulan. Meliputi Jawa Timur, Sumatra Selatan, dan Kaltim.

Baca Juga  Keponakan Presiden Prabowo Mengundurkan Diri dari Kursi DPR RI

“Khusus untuk Kaltim, ada tiga kota yang menjadi target lokasi, yakni Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Pertimbangannya karena tiga kota ini penghasil batubara dan wilayah PLTU percontohan early retirement transisi energi,” terangnya.

Plt Asisten I Ridwan Tassa yang mengikuti peluncuran program ini secara daring menuturkan, transisi energi berkeadilan sudah menjadi isu utama bagi negara Indonesia. Hal ini berkaitan isu-isu perbaikan iklim maupun upaya untuk mendorong percepatan transisi dari energi fosil menuju energi yang lebih bersih dan terbarukan.

Baca Juga  Duh, Enam Bocah di Kukar Jadi Korban Pedofilia Saat Kemah Pramuka

“Semoga dengan peluncuran program dukungan pengembangan narasi transisi energi berkeadilan tadi yang diprakarsai oleh Yayasan Indonesia Cerah bisa memberikan dampak dan manfaat bagi kota Samarinda yang ditunjuk sebagai adalah satu area kerja program dalam percepatannya,” sebutnya. (xl)